alexametrics
28 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Dana Untuk Penanganan Covid-19, Perjalanan Dinas Dibatasi

SIDOARJO – Para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk anggota DPRD Sidoarjo, nampaknya tidak akan leluasa untuk melakukan perjalanan dinas. Karena, anggaran perjalanan dinas ikut terefokusing untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Dari informasi yang dihimpun, total anggaran perjalanan dinas yang direfokusing mencapai Rp 22,9 miliar. Angka itu diambil 30 persen dari anggaran perjalanan dinas seluruh OPD, termasuk DPRD di Sidoarjo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Achmad Zaini menguraikan, jika Rp 17 miliar dari total anggaran perjalanan dinas yang direfokusing itu berada di pos anggaran DPRD Sidoarjo. “Bukan tidak boleh (perjalanan dinas, Red), tapi dikurangi. Terutama pos yang besar – besar,” katanya.

Saat ini, Pemkab Sidoarjo memang tengah menggodok refokusing anggaran untuk menunjang penanggulangan Covid -19 di Sidoarjo. Dari informasi yang dihimpun, totalnya mencapai Rp 92,8 miliar.

Nantinya bakal diperuntukkan sejumlah program penanggulangan Covid -19. Yakni, vaksinasi Rp 4,9 miliar, insentif nakes penanganan Covid-19 RSUD Rp 32,5 miliar. Belanja kesehatan lainnya Rp 8 miliar, kelurahan Rp 7,6 miliar.

Lalu, untuk operasi yustisi 18 kecamatan Rp 1,7 miliar, operasi yustisi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rp 3,9 miliar. Dan belanja bantuan sosial Rp 34 miliar.

Zaini menambahkan, di dalam pos anggaran belanja bantuan sosial itu tidak hanya utuk paket bantuan sosial. Tetapi bakal diperuntukkan vaksinasi mandiri juga.

Terkait refokusing perjalanan dinas itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Usman masih enggan berkomentar. “Konfirmasi yang lain saja. Saya keburu ngejar pesawat,” sebutnya. (son/opi)

SIDOARJO – Para pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk anggota DPRD Sidoarjo, nampaknya tidak akan leluasa untuk melakukan perjalanan dinas. Karena, anggaran perjalanan dinas ikut terefokusing untuk penanggulangan pandemi Covid-19.

Dari informasi yang dihimpun, total anggaran perjalanan dinas yang direfokusing mencapai Rp 22,9 miliar. Angka itu diambil 30 persen dari anggaran perjalanan dinas seluruh OPD, termasuk DPRD di Sidoarjo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Achmad Zaini menguraikan, jika Rp 17 miliar dari total anggaran perjalanan dinas yang direfokusing itu berada di pos anggaran DPRD Sidoarjo. “Bukan tidak boleh (perjalanan dinas, Red), tapi dikurangi. Terutama pos yang besar – besar,” katanya.

Saat ini, Pemkab Sidoarjo memang tengah menggodok refokusing anggaran untuk menunjang penanggulangan Covid -19 di Sidoarjo. Dari informasi yang dihimpun, totalnya mencapai Rp 92,8 miliar.

Nantinya bakal diperuntukkan sejumlah program penanggulangan Covid -19. Yakni, vaksinasi Rp 4,9 miliar, insentif nakes penanganan Covid-19 RSUD Rp 32,5 miliar. Belanja kesehatan lainnya Rp 8 miliar, kelurahan Rp 7,6 miliar.

Lalu, untuk operasi yustisi 18 kecamatan Rp 1,7 miliar, operasi yustisi dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rp 3,9 miliar. Dan belanja bantuan sosial Rp 34 miliar.

Zaini menambahkan, di dalam pos anggaran belanja bantuan sosial itu tidak hanya utuk paket bantuan sosial. Tetapi bakal diperuntukkan vaksinasi mandiri juga.

Terkait refokusing perjalanan dinas itu, Ketua DPRD Sidoarjo, Usman masih enggan berkomentar. “Konfirmasi yang lain saja. Saya keburu ngejar pesawat,” sebutnya. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/