alexametrics
26 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Gus Muhdlor – Subandi Ingin Cetak 100 “Millenial Preneur” Baru

SIDOARJO – Pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – Subandi berkeinginan menampung kreatifitas anak muda. Salah satunya dengan mengelaborasi konsep ekonomi kreatif dan kewirausahaan dalam format program 100 “Millenial Preneur” baru.

Menurut Gus Muhdlor, lapangan pekerjaan dan pengentasan kemiskinan adalah program kerja prioritas yang diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Tak hanya masalah lapangan pekerjaan, ruang kreasi dan inovasi anak muda pun perlu dibuka lebar. “Arek enom iku sing penting diwadahi, difasilitasi,” terang Gus Muhdlor dalam wawancara Podcast di Dorkas Café Sidoarjo, Rabu(28/10).

Caranya dengan permodalan gratis dari Pemkab Sidoarjo. Tentunya jika Gus Muhdlor-Subandi kelak menjadi bupati dan wakil bupati Sidoarjo. Omzet diperkirakan mencapai Rp 15 juta per bulan. “Iki gak sembarangan loh omzetnya bisa sampe Rp 15 juta per bulan. Iki usaha kecil dengan keuntungan besar,” sambungnya.

“Millenial Preneur” juga memungkinkan pemerintah daerah mengucurkan modal dalam bentuk fisik dan non-fisik. Fisik dalam bentuk “Smart Warung” dilenglapi dengan WIFI, serta aneka komoditas yang dapat diperjualbelikan, misalnya kopi, snack dan produk kreatif lainnya.

Calon Bupati Sidoarjo Nomor Urut 2 ini menyebutkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh generasi millennial untuk dapat menjadi “Milennial Preneur”. Sedangkan non-fisik dalam bentuk pelatihan pengembangan usaha, beragam training, serta branding produk yang juga akan masif memperkenalkan bisnis anak muda Sidoarjo.

Syaratnya yang penting ber-KTP Sidoarjo, mau diberi pelatihan, dan itungane wes gak koyok merancang maneh tapi langsung eksekusi dan profesional kudu jelas manajemen keuangane,” ujar Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor menambahkan dirinya optimistis tiap desa di Sidoarjo harus bisa memiliki millenial –millenial preneur untuk memajukan perekonomian Sidoarjo. “Tiap desa harus bisa, ini usaha kecil dengan omzet besar sesuai passion masing-masing” kata Gus Muhkor. “Kita (Muhdlor dan Subandi, Red) mewadahi millenial preneur baru sesuai dengan passion mereka,” terangnya. (son/opi)

SIDOARJO – Pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) – Subandi berkeinginan menampung kreatifitas anak muda. Salah satunya dengan mengelaborasi konsep ekonomi kreatif dan kewirausahaan dalam format program 100 “Millenial Preneur” baru.

Menurut Gus Muhdlor, lapangan pekerjaan dan pengentasan kemiskinan adalah program kerja prioritas yang diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Tak hanya masalah lapangan pekerjaan, ruang kreasi dan inovasi anak muda pun perlu dibuka lebar. “Arek enom iku sing penting diwadahi, difasilitasi,” terang Gus Muhdlor dalam wawancara Podcast di Dorkas Café Sidoarjo, Rabu(28/10).

Caranya dengan permodalan gratis dari Pemkab Sidoarjo. Tentunya jika Gus Muhdlor-Subandi kelak menjadi bupati dan wakil bupati Sidoarjo. Omzet diperkirakan mencapai Rp 15 juta per bulan. “Iki gak sembarangan loh omzetnya bisa sampe Rp 15 juta per bulan. Iki usaha kecil dengan keuntungan besar,” sambungnya.

“Millenial Preneur” juga memungkinkan pemerintah daerah mengucurkan modal dalam bentuk fisik dan non-fisik. Fisik dalam bentuk “Smart Warung” dilenglapi dengan WIFI, serta aneka komoditas yang dapat diperjualbelikan, misalnya kopi, snack dan produk kreatif lainnya.

Calon Bupati Sidoarjo Nomor Urut 2 ini menyebutkan sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh generasi millennial untuk dapat menjadi “Milennial Preneur”. Sedangkan non-fisik dalam bentuk pelatihan pengembangan usaha, beragam training, serta branding produk yang juga akan masif memperkenalkan bisnis anak muda Sidoarjo.

Syaratnya yang penting ber-KTP Sidoarjo, mau diberi pelatihan, dan itungane wes gak koyok merancang maneh tapi langsung eksekusi dan profesional kudu jelas manajemen keuangane,” ujar Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor menambahkan dirinya optimistis tiap desa di Sidoarjo harus bisa memiliki millenial –millenial preneur untuk memajukan perekonomian Sidoarjo. “Tiap desa harus bisa, ini usaha kecil dengan omzet besar sesuai passion masing-masing” kata Gus Muhkor. “Kita (Muhdlor dan Subandi, Red) mewadahi millenial preneur baru sesuai dengan passion mereka,” terangnya. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/