alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 18 May 2022

Banggar Sependapat Percepatan PAK dan Lelang Untuk Tekan Silpa

SIDOARJO – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo sependapat dengan percepatan lelang dan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) yang bakal dilakukan bupati terpilih Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Tujuannya juga untuk menekan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) akhir tahun.

Anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Aditya Nindyatman menguraikan, secara prinsip dirinya setuju dengan langkah percepatan itu. Karena memang tingginya Silpa selalu menjadi masalah yang berulang kali terjadi di Sidoarjo.

Namun, politikus PKS itu memberikan catatan terkait rencana bupati terpilih itu. Yakni soal kajian hukum dan payung regulasi. Agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. “Jadi harus diperhatikan betul. Mulai dari apa yang sudah menjadi time line, kemudian aturan yang berkenaan dengan proyek-proyek yang ada. Aturan itu mulai dari perencanaannya, penganggaran, hingga pelaksanaan proyek yang ada,” ucap pria yang akrab disapa Bang Adit itu.

Kemudian, lanjut Bang Adit, setelah kajian hukum idilakukan dan tidak ada pertentangan regulasi, maka butuh keslarasan langkah. Seluruh jajaran eksekutif mulai dari Sekda hingga jajaran Dinas dan pemerintahan di bawahnya harus satu komando menjalankan mekanisme itu.

Masih senada, Anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori menambahkan, untuk merealisasikan rencana itu, Bupati terpilih harus bisa menggandeng Forkopimda yang lain. Tujuannya agar ada jaminan baik itu dari kepolisian, kejaksaan, dan pihak lainnya kepada dinas.

Lalu, lanjut politikus PKB itu, dinas dan perangkat daerah lain juga harus bisa duduk bersama. Yakni menyusun perencanaan yang rigit namun bisa saling selaras.

Dalam pembangunan jalan misalnya, jangan sampai setelah dibangun kemudian di gali lagi karena untuk pemasangan pipa air. Atau sebaliknya, pembangunan jalan malah membuat sejumlah pipa air bocor terkena galian.”Disini Bappeda memiliki peran sentral untuk menyelaraskan perencanaan,” tuturnya. (son/opi)

SIDOARJO – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo sependapat dengan percepatan lelang dan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) yang bakal dilakukan bupati terpilih Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor). Tujuannya juga untuk menekan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) akhir tahun.

Anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Aditya Nindyatman menguraikan, secara prinsip dirinya setuju dengan langkah percepatan itu. Karena memang tingginya Silpa selalu menjadi masalah yang berulang kali terjadi di Sidoarjo.

Namun, politikus PKS itu memberikan catatan terkait rencana bupati terpilih itu. Yakni soal kajian hukum dan payung regulasi. Agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. “Jadi harus diperhatikan betul. Mulai dari apa yang sudah menjadi time line, kemudian aturan yang berkenaan dengan proyek-proyek yang ada. Aturan itu mulai dari perencanaannya, penganggaran, hingga pelaksanaan proyek yang ada,” ucap pria yang akrab disapa Bang Adit itu.

Kemudian, lanjut Bang Adit, setelah kajian hukum idilakukan dan tidak ada pertentangan regulasi, maka butuh keslarasan langkah. Seluruh jajaran eksekutif mulai dari Sekda hingga jajaran Dinas dan pemerintahan di bawahnya harus satu komando menjalankan mekanisme itu.

Masih senada, Anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Dhamroni Chudlori menambahkan, untuk merealisasikan rencana itu, Bupati terpilih harus bisa menggandeng Forkopimda yang lain. Tujuannya agar ada jaminan baik itu dari kepolisian, kejaksaan, dan pihak lainnya kepada dinas.

Lalu, lanjut politikus PKB itu, dinas dan perangkat daerah lain juga harus bisa duduk bersama. Yakni menyusun perencanaan yang rigit namun bisa saling selaras.

Dalam pembangunan jalan misalnya, jangan sampai setelah dibangun kemudian di gali lagi karena untuk pemasangan pipa air. Atau sebaliknya, pembangunan jalan malah membuat sejumlah pipa air bocor terkena galian.”Disini Bappeda memiliki peran sentral untuk menyelaraskan perencanaan,” tuturnya. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/