alexametrics
23 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

KPU Sidoarjo Serahkan APK ke Paslon

SIDOARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo akhirnya menuntaskan pekerjaannya dalam memenuhi kebutuhan Alat Peraga Kampanye (APK) bagi kandidat Pilkada 2020. Kemarin (26/10), APK itu juga telah diserahkan kepada perwakilan para pasangan calon (paslon).

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM, dan Parmas Fauzan Adim menyebutkan jika APK dan Bahan Kampanye (BK) yang diserahkan juga terdiri dari berbagai jenis. Yakni baliho, spanduk, umbul-umbul, selebaran, brosur, pamflet dan poster. “Jumlahnya sama untuk masing-masing paslon,” katanya.

Rinciannya satu paslon mendapat lima buah baliho, 698 spanduk, 360 umbul-umbul, 348.368 lembar selebaran, 348.368 lembar brosur, 8.741 lembar pamflet, dan 8.741 lembar poster. “Paslon dapat memperbanyak sendiri APK sebanyak 200 persen,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Fauzan juga mengakui jika distribusi APK itu molor dari agenda yang dijadwalkan. “Faktor keterlambatan ada di pihak penyedia. Kami kurang paham pasti apa yang terjadi di lapangan sehingga pengiriman bisa molor dari jadwal yang disepakati,” tuturnya.

Karena itulah, setelah KPU menerima kiriman APK dan BK juga langsung mem-packing dan mendistribusikan ke paslon. Seperti yang diketahui, APK tersebut sebagai salah satu fasilitas yang diberikan KPU bagi paslon dalam kampanye pilkada 2020. Tujuannya untuk dimanfaatkan paslon agar bisa dikenal oleh publik.

Selain APK, KPU juga tengah mempersiapkan tiga kali debat publik untuk ketiga paslon. Pertama adalah tanggal pada tanggal 3 November, lalu tanggal 17 November sama tanggal 1 Desember.

Dalam pilkada Sidoarjo 2020 ini ada 3 paslon yang berebut suara. Yakni paslon nomor urut 01 Bambang Haryo Soekartono (BHS)- M.Taufiqulbar. Kemudian paslon nomor urut 02 Ahmad Muhdlor Ali – Subandi. Dan paslon nomor urut 03 Kelana Aprilianto – Dwi Astutik. (son/opi)

SIDOARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo akhirnya menuntaskan pekerjaannya dalam memenuhi kebutuhan Alat Peraga Kampanye (APK) bagi kandidat Pilkada 2020. Kemarin (26/10), APK itu juga telah diserahkan kepada perwakilan para pasangan calon (paslon).

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM, dan Parmas Fauzan Adim menyebutkan jika APK dan Bahan Kampanye (BK) yang diserahkan juga terdiri dari berbagai jenis. Yakni baliho, spanduk, umbul-umbul, selebaran, brosur, pamflet dan poster. “Jumlahnya sama untuk masing-masing paslon,” katanya.

Rinciannya satu paslon mendapat lima buah baliho, 698 spanduk, 360 umbul-umbul, 348.368 lembar selebaran, 348.368 lembar brosur, 8.741 lembar pamflet, dan 8.741 lembar poster. “Paslon dapat memperbanyak sendiri APK sebanyak 200 persen,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Fauzan juga mengakui jika distribusi APK itu molor dari agenda yang dijadwalkan. “Faktor keterlambatan ada di pihak penyedia. Kami kurang paham pasti apa yang terjadi di lapangan sehingga pengiriman bisa molor dari jadwal yang disepakati,” tuturnya.

Karena itulah, setelah KPU menerima kiriman APK dan BK juga langsung mem-packing dan mendistribusikan ke paslon. Seperti yang diketahui, APK tersebut sebagai salah satu fasilitas yang diberikan KPU bagi paslon dalam kampanye pilkada 2020. Tujuannya untuk dimanfaatkan paslon agar bisa dikenal oleh publik.

Selain APK, KPU juga tengah mempersiapkan tiga kali debat publik untuk ketiga paslon. Pertama adalah tanggal pada tanggal 3 November, lalu tanggal 17 November sama tanggal 1 Desember.

Dalam pilkada Sidoarjo 2020 ini ada 3 paslon yang berebut suara. Yakni paslon nomor urut 01 Bambang Haryo Soekartono (BHS)- M.Taufiqulbar. Kemudian paslon nomor urut 02 Ahmad Muhdlor Ali – Subandi. Dan paslon nomor urut 03 Kelana Aprilianto – Dwi Astutik. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/