alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Mangkir Swab, Anggota DPRD Tidak Boleh Ikut Kegiatan

SIDOARJO – Tracing penyebaran Covid-19 pasca meninggalnya Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, terus berlanjut. Rabu (26/8), giliran seluruh pimpinan dan anggota DPRD sekaligus staf kantor DPRD menjalani swab massal.

Ketua DPRD Sidoarjo Usman mengatakan, pihaknya juga telah mengeluarkan ketentuan tegas terkait pelaksanaan swab massal itu. Mereka yang tidak swab atau hasilnya positif tidak diperkenankan menigikuti kegiatan DPRD. Keputusan itu sudah berdasarkan kesepakatan pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi. “Ini demi kepentingan bersama mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Untuk pelaksanaan swab, anggota DPRD maupun sekretariat juga tidak harus datang ke GOR Sidoarjo. Panitia sudah menyediakan tempat yakni di halaman parkir gedung DPRD Sidoarjo.

Sejak dibuka pukul 08.00, satu persatu anggota DPRD maupun anggota sekretariat mendatangi lokasi itu untuk diswab. “Untuk hasilnya masih sekitar 3 hari kedepan,” imbuh Usman.

Dia menegaskan, agenda kedewanan harus tetap berjalan. Sebab banyak tugas kedewanan yang dikejar deadline di bulan Agustus dan September. Seperti yang diberitakan sebelumnya, tracing di lingkungan DPRD Sidoarjo dilakukan karena Cak Nur sempat hadir di paripurna gedung DPRD Sidoarjo sebelum meninggal karena positif Covid-19. (son/vga)

SIDOARJO – Tracing penyebaran Covid-19 pasca meninggalnya Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, terus berlanjut. Rabu (26/8), giliran seluruh pimpinan dan anggota DPRD sekaligus staf kantor DPRD menjalani swab massal.

Ketua DPRD Sidoarjo Usman mengatakan, pihaknya juga telah mengeluarkan ketentuan tegas terkait pelaksanaan swab massal itu. Mereka yang tidak swab atau hasilnya positif tidak diperkenankan menigikuti kegiatan DPRD. Keputusan itu sudah berdasarkan kesepakatan pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi. “Ini demi kepentingan bersama mencegah penyebaran Covid-19,” katanya.

Untuk pelaksanaan swab, anggota DPRD maupun sekretariat juga tidak harus datang ke GOR Sidoarjo. Panitia sudah menyediakan tempat yakni di halaman parkir gedung DPRD Sidoarjo.

Sejak dibuka pukul 08.00, satu persatu anggota DPRD maupun anggota sekretariat mendatangi lokasi itu untuk diswab. “Untuk hasilnya masih sekitar 3 hari kedepan,” imbuh Usman.

Dia menegaskan, agenda kedewanan harus tetap berjalan. Sebab banyak tugas kedewanan yang dikejar deadline di bulan Agustus dan September. Seperti yang diberitakan sebelumnya, tracing di lingkungan DPRD Sidoarjo dilakukan karena Cak Nur sempat hadir di paripurna gedung DPRD Sidoarjo sebelum meninggal karena positif Covid-19. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/