alexametrics
30 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Dua Gugatan Pilkades sampai Meja Hijau

SIDOARJO – Sebanyak 173 kepala desa (kades) terpilih dari hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 20 Desember lalu, akan dilantik secara resmi pada 24 Februari mendatang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sidoarjo, Suprayitno mengatakan, pasca dilantik para kepala desa tersebut akan mendapat bimbingan teknis seputar pemerintahan desa.

Lebih lanjut, Yit, sapaan akrabnya, menjelaskan, secara keseluruhan Pilkades melalui voting elektronik ataupun pencoblosan manual itu, berjalan lancar tanpa hambatan, tenteram, dan kondusif.

Namun, ada dua desa di Kecamatan Sukodono yang mengajukan gugatan terhadap hasil pemungutan suara dan adanya dugaan politik uang.

“Sedang ada proses penyelesaian sengketa. Semoga cepat terselesaikan. Agar sesuai target 24 Februari seluruh kades baru akan kami lantik,” katanya.

Plt Camat Sukodono Mukhammad Makhmud menguraikan, dua desa tersebut adalah Desa Pademonegoro dan Desa Pekarungan. Hal yang digugat kedua desa tersebut berbeda.

Di Desa Pademonegoro terdapat dua calon yang maju di Pilkades lalu. Salah satu calon menyoal selisih satu suara dengan rivalnya. Gugatan ini telah masuk ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Awalnya memang dimediasi oleh dinas. Bahkan cakades Pademonegoro mengajukan surat keberatan pada bupati. Namun belum ada keputusan. Karena waktunya 30 hari sejak gugatan diterima. Akhirnya cakades menggugat di PTUN di Juanda,” urainya.

Sementara di Desa Pekarungan, gugatan yang naik ke meja hijau yakni terkait dugaan politik uang.

“Cakades Desa Pekarungan yang kalah, juga sama menggugat. Laporan sudah masuk ke Pengadilan Negeri. Laporan ke PN itu atas ketidakpuasan mediasi yang sudah kami lakukan. Saat dimediasi, pihak tertuduh menyatakan bukan utusan dari pihak yang dituduhkan,” pungkasnya. (rpp/nis)

SIDOARJO – Sebanyak 173 kepala desa (kades) terpilih dari hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 20 Desember lalu, akan dilantik secara resmi pada 24 Februari mendatang.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sidoarjo, Suprayitno mengatakan, pasca dilantik para kepala desa tersebut akan mendapat bimbingan teknis seputar pemerintahan desa.

Lebih lanjut, Yit, sapaan akrabnya, menjelaskan, secara keseluruhan Pilkades melalui voting elektronik ataupun pencoblosan manual itu, berjalan lancar tanpa hambatan, tenteram, dan kondusif.

Namun, ada dua desa di Kecamatan Sukodono yang mengajukan gugatan terhadap hasil pemungutan suara dan adanya dugaan politik uang.

“Sedang ada proses penyelesaian sengketa. Semoga cepat terselesaikan. Agar sesuai target 24 Februari seluruh kades baru akan kami lantik,” katanya.

Plt Camat Sukodono Mukhammad Makhmud menguraikan, dua desa tersebut adalah Desa Pademonegoro dan Desa Pekarungan. Hal yang digugat kedua desa tersebut berbeda.

Di Desa Pademonegoro terdapat dua calon yang maju di Pilkades lalu. Salah satu calon menyoal selisih satu suara dengan rivalnya. Gugatan ini telah masuk ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Awalnya memang dimediasi oleh dinas. Bahkan cakades Pademonegoro mengajukan surat keberatan pada bupati. Namun belum ada keputusan. Karena waktunya 30 hari sejak gugatan diterima. Akhirnya cakades menggugat di PTUN di Juanda,” urainya.

Sementara di Desa Pekarungan, gugatan yang naik ke meja hijau yakni terkait dugaan politik uang.

“Cakades Desa Pekarungan yang kalah, juga sama menggugat. Laporan sudah masuk ke Pengadilan Negeri. Laporan ke PN itu atas ketidakpuasan mediasi yang sudah kami lakukan. Saat dimediasi, pihak tertuduh menyatakan bukan utusan dari pihak yang dituduhkan,” pungkasnya. (rpp/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/