alexametrics
26 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

APD Pilkades Ditanggung Panitia Tingkat Desa

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo sudah bulat untuk menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 20 Desember mendatang. Karena itu, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi hal penting dalam pelaksanaan pilkades ditengah pandemi Covid-19 itu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Fredik Suharto menguraikan jika ketersediaan APD bakal ditanggung oleh kepanitiaan tingkat desa. “Akan disiapkan Panitia Pilkades di setiap desa masing-masing,” katanya.

Ada beberapa APD yang perlu dipersiapkan guna menunjang keberhasilan pilkades. Yakni face shield, sarung tangan, masker, handsanitizer, termogun dan sarung tangan plastik. “Harapannya pilkades tetap aman,” sambung Fredik.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD, Probo mengungkapkan, untuk menkaver kebutuhan anggaran APD pelaksanaan pilkades itu dapat diambilkan dari dana desa. “Artinya ada anggaran untuk APD,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemkab Sidoarjo telah memutuskan pelaksanaan pilkades di Sidoarjo tetap akan digelar pada 20 Desember. Keputusan itu telah ditetapkan setelah Mendagri kembali mewacanakan penundaan pelaksanaan pilkades. Namun hal itu tidak berlaku bagi Kabupaten Sidoarjo.

Sidoarjo termasuk dalam 19 kabupaten yang tetap menjalankan pilkades pasca pelaksanaan Pilkada namun tetap di tahun 2020. Disamping itu ada 36 kabupaten di Indonesia yang terpaksa menunda pelaksanaan Pilkades karena refokusing anggaran. (son/opi)

 

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo sudah bulat untuk menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) pada 20 Desember mendatang. Karena itu, kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) menjadi hal penting dalam pelaksanaan pilkades ditengah pandemi Covid-19 itu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Fredik Suharto menguraikan jika ketersediaan APD bakal ditanggung oleh kepanitiaan tingkat desa. “Akan disiapkan Panitia Pilkades di setiap desa masing-masing,” katanya.

Ada beberapa APD yang perlu dipersiapkan guna menunjang keberhasilan pilkades. Yakni face shield, sarung tangan, masker, handsanitizer, termogun dan sarung tangan plastik. “Harapannya pilkades tetap aman,” sambung Fredik.

Sementara itu, Sekretaris Dinas PMD, Probo mengungkapkan, untuk menkaver kebutuhan anggaran APD pelaksanaan pilkades itu dapat diambilkan dari dana desa. “Artinya ada anggaran untuk APD,” katanya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pemkab Sidoarjo telah memutuskan pelaksanaan pilkades di Sidoarjo tetap akan digelar pada 20 Desember. Keputusan itu telah ditetapkan setelah Mendagri kembali mewacanakan penundaan pelaksanaan pilkades. Namun hal itu tidak berlaku bagi Kabupaten Sidoarjo.

Sidoarjo termasuk dalam 19 kabupaten yang tetap menjalankan pilkades pasca pelaksanaan Pilkada namun tetap di tahun 2020. Disamping itu ada 36 kabupaten di Indonesia yang terpaksa menunda pelaksanaan Pilkades karena refokusing anggaran. (son/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/