alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Komisi A Berharap Pilkades Jauh dari Politik Uang

SIDOARJO – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 19 Juni mendatang diharapkan jauh dari politik uang (money politics). Hal itu untuk mewujudkan pemilihan yang kompeten dan berkualitas.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengatakan, salah satu yang menyebabkan Pilkades itu tidak berkualitas dan tidak berintegritas karena maraknya politik uang. Sehingga menghasilkan pemerintahan desa yang tidak berkualitas juga. ”Padahal pembangunan desa menjadi dasar pembangunan daerah,” katanya.

Menurut dia, jika memungkinkan, pemkab bisa membuat sebuah dasar hukum. Seperti pakta integritas melawan politik uang kepada seluruh calon kepala desa. Dengan begitu diharapkan bisa menciptakan Pilkades bersih dan berintegritas.

Selain itu, menurut dia, tidak adanya politik uang bisa membuat masyarakat lebih tenteram. Dia berharap, pesta demokrasi di tingkat desa bisa tetap aman dan terbebas dari praktik-praktik yang melanggar peraturan.

Dan yang paling penting, kata dia, Pilkades ini jangan sampai membuat warga terpecah belah. Sebab Pilkades merupakan langkah awal untuk pesta demokrasi yang lebih besar nantinya. ”Perbedaan pandangan politik itu hal yang biasa. Makanya kami berharap warga tetap rukun dan akur,” pungkasnya. (nis/vga)

SIDOARJO – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan digelar pada 19 Juni mendatang diharapkan jauh dari politik uang (money politics). Hal itu untuk mewujudkan pemilihan yang kompeten dan berkualitas.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengatakan, salah satu yang menyebabkan Pilkades itu tidak berkualitas dan tidak berintegritas karena maraknya politik uang. Sehingga menghasilkan pemerintahan desa yang tidak berkualitas juga. ”Padahal pembangunan desa menjadi dasar pembangunan daerah,” katanya.

Menurut dia, jika memungkinkan, pemkab bisa membuat sebuah dasar hukum. Seperti pakta integritas melawan politik uang kepada seluruh calon kepala desa. Dengan begitu diharapkan bisa menciptakan Pilkades bersih dan berintegritas.

Selain itu, menurut dia, tidak adanya politik uang bisa membuat masyarakat lebih tenteram. Dia berharap, pesta demokrasi di tingkat desa bisa tetap aman dan terbebas dari praktik-praktik yang melanggar peraturan.

Dan yang paling penting, kata dia, Pilkades ini jangan sampai membuat warga terpecah belah. Sebab Pilkades merupakan langkah awal untuk pesta demokrasi yang lebih besar nantinya. ”Perbedaan pandangan politik itu hal yang biasa. Makanya kami berharap warga tetap rukun dan akur,” pungkasnya. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/