alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 4 December 2021

Bupati Muhdlor Mutasi 11 Kepala Dinas

SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor akhirnya merotasi 51 pejabat eselon dua dan tiga. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji dilakukan di Pendapa Delta Wibawa, Kamis (21/10) malam.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, Sekretaris Daerah Achmad Zaini, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Wahyu Kusumo Bintoro dan perwakilan ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo juga turut hadir.

Kepala Dinas yang dirotasi yakni, Ari Suryono sebelumnya menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPBD). Tirto Adi bertukar tempat dengan Asrofi. Tirto menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sedangkan Asrofi menjadi Kepala Dinas Sosial.

Sigit Setyawan yang sebelumnya menjabat Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) kini telah menjadi kepala definitif. Sigit yang juga menjabat kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) digantikan M Bahrul Amig.

Posisi Amig sebagai Kepala Dinas Perhubungan digantikan oleh Benny Airlangga Yogaswara yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten II. Kemudian Ridho Prasetyo sebagai Kepala BKD menempati jabatan baru yakni sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip). Kepala Disperpursip sebelumnya Medi Yulianto menjadi staf ahli.

Sedangkan Mulyawan Kepala Bangkesbangpol menjadi Kepala Dinas Pemberadayaan Masyarakat Desa menggantikan Fredik Suharto. Fredik dipindah menjadi staf ahli. Posisi Kepala Bakesbangpol diisi oleh Mustain Baladan yang sebelumnya menjadi staf ahli.

Di lingkungan kecamatan, yakni Ali Sarbini dari Camat Taman menjadi Camat Sukodono. Bertukar posisi dengan Mukhammad Makhmud yang menjadi Camat Taman.

Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor berpesan pejabat yang baru saja dilantik harus responsif melibatkan peran serta masyarakat.

“Saya instruksikan berperan aktif dalam meningkatkan mutu pelayanan umum,” katanya.

Kemudian meningkatkan efektivitas pelayanan karena wilayah menjadi salah satu ujung tombak pelayanan pemkab. Selain itu aktif menjaga stabilitas keamanan dan mewaspadai bahaya laten secara dini. (rpp/vga)


SIDOARJO – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor akhirnya merotasi 51 pejabat eselon dua dan tiga. Pelantikan dan pengambilan sumpah janji dilakukan di Pendapa Delta Wibawa, Kamis (21/10) malam.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, Sekretaris Daerah Achmad Zaini, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Wahyu Kusumo Bintoro dan perwakilan ASN di lingkungan Pemkab Sidoarjo juga turut hadir.

Kepala Dinas yang dirotasi yakni, Ari Suryono sebelumnya menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPBD). Tirto Adi bertukar tempat dengan Asrofi. Tirto menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sedangkan Asrofi menjadi Kepala Dinas Sosial.

Sigit Setyawan yang sebelumnya menjabat Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) kini telah menjadi kepala definitif. Sigit yang juga menjabat kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) digantikan M Bahrul Amig.

Posisi Amig sebagai Kepala Dinas Perhubungan digantikan oleh Benny Airlangga Yogaswara yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten II. Kemudian Ridho Prasetyo sebagai Kepala BKD menempati jabatan baru yakni sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip). Kepala Disperpursip sebelumnya Medi Yulianto menjadi staf ahli.

Sedangkan Mulyawan Kepala Bangkesbangpol menjadi Kepala Dinas Pemberadayaan Masyarakat Desa menggantikan Fredik Suharto. Fredik dipindah menjadi staf ahli. Posisi Kepala Bakesbangpol diisi oleh Mustain Baladan yang sebelumnya menjadi staf ahli.

Di lingkungan kecamatan, yakni Ali Sarbini dari Camat Taman menjadi Camat Sukodono. Bertukar posisi dengan Mukhammad Makhmud yang menjadi Camat Taman.

Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor berpesan pejabat yang baru saja dilantik harus responsif melibatkan peran serta masyarakat.

“Saya instruksikan berperan aktif dalam meningkatkan mutu pelayanan umum,” katanya.

Kemudian meningkatkan efektivitas pelayanan karena wilayah menjadi salah satu ujung tombak pelayanan pemkab. Selain itu aktif menjaga stabilitas keamanan dan mewaspadai bahaya laten secara dini. (rpp/vga)


Most Read

Berita Terbaru