alexametrics
27 C
Sidoarjo
Saturday, 21 May 2022

80 Persen KTP Mangkrak di Kecamatan Waru Sudah Terdistribusikan

SIDOARJO – Tumpukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di kantor Kecamatan Waru telah terdistribusikan 80 persen. Hal itu diketahui dari inspeksi mendadak (Sidak) Komisi A DPRD Sidoarjo Jumat (16/10).

Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo Warih Andono mengaku sidak tersebut untuk mengetahui bagaiman tindak lanjut dari laporan ribuan KTP yang belum dibagikan. Dimana hal itu merupakan temuan dari sidak Pj Bupati Sidoarjo beberapa waktu lalu.

Dalam sidak tersebut, Komisi A juga menghadirkan para kades dan sekdes kecamatan Waru. “Ini sekaligus menampung aspirasi dan keluhan warga soal pelayanan publik di Kecamatan Waru,” katanya.

Dalam pertemuan itu, lanjut Warih, pihak kecamatan menjelaskan bahwa awal mulanya, pendistribusian itu sudah dibagikan ke masing-masing pemdes. Tapi, ada kesulitan karena tidak bisa menemukan alamat yang disediakan pemohon. Karena terlalu lama, akhirnya dikembalikan lagi ke kecamatan. “Kurang lebih 80 persen dari total KTP yang menumpuk itu sudah bisa dibagikan. Sisanya tinggal 20 persen saja,” sambungnya.

Hari itu juga, Komisi A menyempatkan menengok tempat pelayanan pencetakan KTP di Kecamatan Waru. Hal itu guna memastikan seperti apa pelayanan yang didapatkan masyarakat saat melakukan pengajuan pembuatan KTP. “Kami tidak ingin pelayanan di tingkat kecamatan ataupun desa itu lama. kalau bisa jangan lebih dari lima menit tiap kali cetak,” pungkasnya. (son/opi)

SIDOARJO – Tumpukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di kantor Kecamatan Waru telah terdistribusikan 80 persen. Hal itu diketahui dari inspeksi mendadak (Sidak) Komisi A DPRD Sidoarjo Jumat (16/10).

Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo Warih Andono mengaku sidak tersebut untuk mengetahui bagaiman tindak lanjut dari laporan ribuan KTP yang belum dibagikan. Dimana hal itu merupakan temuan dari sidak Pj Bupati Sidoarjo beberapa waktu lalu.

Dalam sidak tersebut, Komisi A juga menghadirkan para kades dan sekdes kecamatan Waru. “Ini sekaligus menampung aspirasi dan keluhan warga soal pelayanan publik di Kecamatan Waru,” katanya.

Dalam pertemuan itu, lanjut Warih, pihak kecamatan menjelaskan bahwa awal mulanya, pendistribusian itu sudah dibagikan ke masing-masing pemdes. Tapi, ada kesulitan karena tidak bisa menemukan alamat yang disediakan pemohon. Karena terlalu lama, akhirnya dikembalikan lagi ke kecamatan. “Kurang lebih 80 persen dari total KTP yang menumpuk itu sudah bisa dibagikan. Sisanya tinggal 20 persen saja,” sambungnya.

Hari itu juga, Komisi A menyempatkan menengok tempat pelayanan pencetakan KTP di Kecamatan Waru. Hal itu guna memastikan seperti apa pelayanan yang didapatkan masyarakat saat melakukan pengajuan pembuatan KTP. “Kami tidak ingin pelayanan di tingkat kecamatan ataupun desa itu lama. kalau bisa jangan lebih dari lima menit tiap kali cetak,” pungkasnya. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/