alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Perlu Master Plan Pengelolaan Sampah

SIDOARJO – Anggota DPRD Sidoarjo, Aditya Nindyatman mendesak pemkab memiliki master plan pengelolaan sampah di Kota Delta. Hal itu menyikapi carut marutnya masalah sampah di Sidoarjo.

Politikus PKS itu menerangkan, master plan itu nantinya yang akan menjadi jawaban atas runyamnya permasalahan sampah. Salah satunya soal budaya masalah buang sampah sembarangan.

Tidak sulit menemukan sampah berserakan di Sidoarjo. Mulai dari yang dibuang di pinggiran jalan hingga sungai yang penuh dengan sampah.

Nantinya hal itu juga bakal menjadi bagian dari hasil master plan. “Salah satu produk yang akan dihasilkan dari pembuatan master plan ini ialah aturan atau produk hukum yang mengikat terkait pengelolaan sampah,” imbuhnya.

Adit menambahkan, saat ini DPRD memang tengah membahas rumusan Raperda Pengelolaan Sampah. Yang tidak lain juga usulan dari eksekutif. Namun, pembahasan itu seharusnya diawali dengan penyusunan master plan yang jelas terkait pengelolaan sampah.

Dengan master plan yang dikaji secara teknokratis, Adit menyebut pengelolaan sampah di Sidoarjo akan menjadi lebih baik. Sehingga, penyusunan draft raperda pun nantinya akan menghasilkan produk hukum yang mumpuni.

Diharapkan masalah sampah ini segera tuntas. Sehingga mampu menciptakan Kabupaten Sidoarjo yang sehat dan bersih. (son/opi)

SIDOARJO – Anggota DPRD Sidoarjo, Aditya Nindyatman mendesak pemkab memiliki master plan pengelolaan sampah di Kota Delta. Hal itu menyikapi carut marutnya masalah sampah di Sidoarjo.

Politikus PKS itu menerangkan, master plan itu nantinya yang akan menjadi jawaban atas runyamnya permasalahan sampah. Salah satunya soal budaya masalah buang sampah sembarangan.

Tidak sulit menemukan sampah berserakan di Sidoarjo. Mulai dari yang dibuang di pinggiran jalan hingga sungai yang penuh dengan sampah.

Nantinya hal itu juga bakal menjadi bagian dari hasil master plan. “Salah satu produk yang akan dihasilkan dari pembuatan master plan ini ialah aturan atau produk hukum yang mengikat terkait pengelolaan sampah,” imbuhnya.

Adit menambahkan, saat ini DPRD memang tengah membahas rumusan Raperda Pengelolaan Sampah. Yang tidak lain juga usulan dari eksekutif. Namun, pembahasan itu seharusnya diawali dengan penyusunan master plan yang jelas terkait pengelolaan sampah.

Dengan master plan yang dikaji secara teknokratis, Adit menyebut pengelolaan sampah di Sidoarjo akan menjadi lebih baik. Sehingga, penyusunan draft raperda pun nantinya akan menghasilkan produk hukum yang mumpuni.

Diharapkan masalah sampah ini segera tuntas. Sehingga mampu menciptakan Kabupaten Sidoarjo yang sehat dan bersih. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/