alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Coklit Tuntas, KPU Sidoarjo Susun Daftar Pemilih

SIDOARJO – Pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah berakhir, Kamis (13/8). Kini, KPU Sidoarjo juga tengah menuntaskan rekapitulasi hasil coklit tersebut.

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Musonif Afandi menguraikan, hasil pencoklitan yang telah dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) itu bakal disusun dalam Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP). “Saat ini kami masih tahap menyusun, jadi masih belum bisa menyampaikan hasil,” terangnya, kemarin (14/8).

Untuk penyusunan sendiri, lanjut Musonif, juga dilakukan secara bertahap. Yakni mulai dari tingkat desa sampai akhirnya di tingkat kabupaten. “Kami masih ada waktu sampai 29 Agustus nanti,” sambungnya.

Hasil penyusunan DPHP itulah yang menjadi pijakan penentuan daftar pemilih yang akan berpartisipasi pada Pilkada Sidoarjo 2020 nanti. “Masih memungkinkan ada penambahan jumlah pemilih, ini masih kami susun,” imbuh Musonif.

Selama pelaksanaan coklit, tentunya PPDP juga banyak menghadapi tantangan dan kendala. Mulai dari kesulitan menemui warga hingga menempuh jarak yang jauh untuk mencapai lokasi. Seperti sejumlah pemukiman yang ada di pinggiran Sidoarjo.

Namun, hingga 13 Agustus, PPDP telah berhasil menuntaskan pekerjaannya. 100 persen data telah dicoklit. Pasca pelaksanaan coklit ini, KPU bakal menghadapi tahapan yang juga cukup krusial. Yakni tahapan pencalonan.

Untuk pendaftaran pasangan calon (paslon) nanti bakal dibuka mulai tanggal 4-6 September. Sementara penetapan paslon akan dilaksanakan pada 23 September. (son/vga/opi)

SIDOARJO – Pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah berakhir, Kamis (13/8). Kini, KPU Sidoarjo juga tengah menuntaskan rekapitulasi hasil coklit tersebut.

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Musonif Afandi menguraikan, hasil pencoklitan yang telah dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) itu bakal disusun dalam Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP). “Saat ini kami masih tahap menyusun, jadi masih belum bisa menyampaikan hasil,” terangnya, kemarin (14/8).

Untuk penyusunan sendiri, lanjut Musonif, juga dilakukan secara bertahap. Yakni mulai dari tingkat desa sampai akhirnya di tingkat kabupaten. “Kami masih ada waktu sampai 29 Agustus nanti,” sambungnya.

Hasil penyusunan DPHP itulah yang menjadi pijakan penentuan daftar pemilih yang akan berpartisipasi pada Pilkada Sidoarjo 2020 nanti. “Masih memungkinkan ada penambahan jumlah pemilih, ini masih kami susun,” imbuh Musonif.

Selama pelaksanaan coklit, tentunya PPDP juga banyak menghadapi tantangan dan kendala. Mulai dari kesulitan menemui warga hingga menempuh jarak yang jauh untuk mencapai lokasi. Seperti sejumlah pemukiman yang ada di pinggiran Sidoarjo.

Namun, hingga 13 Agustus, PPDP telah berhasil menuntaskan pekerjaannya. 100 persen data telah dicoklit. Pasca pelaksanaan coklit ini, KPU bakal menghadapi tahapan yang juga cukup krusial. Yakni tahapan pencalonan.

Untuk pendaftaran pasangan calon (paslon) nanti bakal dibuka mulai tanggal 4-6 September. Sementara penetapan paslon akan dilaksanakan pada 23 September. (son/vga/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/