alexametrics
27 C
Sidoarjo
Friday, 22 October 2021

Karcis Berlaku, Retribusi Parkir Mengalir Rp 46 Juta

SIDOARJO – Setelah lama vakum, pendapatan dari retribusi parkir akhirnya mengalir ke kas daerah. Hal itu setelah dimulainya pemberlakukan karcis parkir pada awal tahun 2021 ini.

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto mengungkapkan, mengalirnya retribusi parkir itu diketahui dari hasil hearing Komisi B bersama Dinas Perhubungan Sidoarjo, Rabu (13/1). ” Enam hari berjalan, pemasukan retribusi parkir capai Rp 46 juta,” katanya.

Politikus Gerindra itu menguraikan, penerapan karcis parkir untuk pungutan retribusi juga tidak akan berlangsung seterusnya. Langkah itu hanya untuk mengisi kevakuman setelah berakhirnya penerapan parkir berlangganan di Sidoarjo.

Nantinya, pengelolaan parkir di Sidoarjo bakal dikerja samakan dengan pihak ketiga. “Saat ini masih menunggu lelang di tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD),” sambungnya.

Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, lanjut Bambang, Komisi B juga telah merekomendasikan dua opsi dalam pengelolaan parkir. Pertama dengan konsep kerja sama badan usaha daerah dengan swasta. Atau yang kedua murni diserahkan ke swasta. “Hasilnya akan dibahas lagi dalam hearing satu bulan ke depan,” imbuhnya.

Diharapkan, perbaikan pengelolaan parkir itu juga semakin mengoptimalkan pendapatan daerah. Khususnya dari sektor retribusi parkir. (son/opi)


SIDOARJO – Setelah lama vakum, pendapatan dari retribusi parkir akhirnya mengalir ke kas daerah. Hal itu setelah dimulainya pemberlakukan karcis parkir pada awal tahun 2021 ini.

Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto mengungkapkan, mengalirnya retribusi parkir itu diketahui dari hasil hearing Komisi B bersama Dinas Perhubungan Sidoarjo, Rabu (13/1). ” Enam hari berjalan, pemasukan retribusi parkir capai Rp 46 juta,” katanya.

Politikus Gerindra itu menguraikan, penerapan karcis parkir untuk pungutan retribusi juga tidak akan berlangsung seterusnya. Langkah itu hanya untuk mengisi kevakuman setelah berakhirnya penerapan parkir berlangganan di Sidoarjo.

Nantinya, pengelolaan parkir di Sidoarjo bakal dikerja samakan dengan pihak ketiga. “Saat ini masih menunggu lelang di tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD),” sambungnya.

Dalam beberapa pertemuan sebelumnya, lanjut Bambang, Komisi B juga telah merekomendasikan dua opsi dalam pengelolaan parkir. Pertama dengan konsep kerja sama badan usaha daerah dengan swasta. Atau yang kedua murni diserahkan ke swasta. “Hasilnya akan dibahas lagi dalam hearing satu bulan ke depan,” imbuhnya.

Diharapkan, perbaikan pengelolaan parkir itu juga semakin mengoptimalkan pendapatan daerah. Khususnya dari sektor retribusi parkir. (son/opi)


Most Read

Berita Terbaru