alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Tunggu Pemaparan Hasil Pansus RTRW di Paripurna

SIDOARJO – Pimpinan DPRD Sidoarjo masih menunggu agenda pembahasan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal itu dikarenakan berakhirnya masa kerja pansus tersebut.

Ketua DPRD Sidoarjo Usman mengungkapkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pimpinan pansus RTRW. “Sudah bersurat untuk pimpinan pansus, agar menyampaikan apapun hasilnya,” katanya.

Nantinya, lanjut Usman, hasil kerja pansus RTRW akan dipaparkan di paripurna. Soal pembahasan RTRW yang belum tuntas, Usman juga bakal mengembalikan ke mekanisme yang ada.

Soal perda RTRW akan dikembalikan ke fraksi pengusul. Kemudian akan dibahas di Badan Musyawarah (Banmus). “Kalau banmus berencana membentuk pansus lagi maka untuk anggota juga dikembalikan ke fraksi. Apakah dengan komposisi tetap atau berganti,” imbuh politisi PKB itu.

Menurut Usman, kinerja pansus tidak bisa cepat karena banyak faktor. Misalnya soal pemetaan lahan memang membutuhkan sidak ke lokasi. Hal itu untuk memastikan betul kondisi lahan yang ada. “Memang butuh waktu, itu juga bentuk kehati-hatian pansus terhadap produk yang dihasilkan,” katanya.

Seperti yang diketahui, pansus yang diketuai Tarkit Erdianto itu juga telah banyak melakukan sidak ke lapangan. Totalnya ada tiga kecamatan yang sudah dipetakan. Yakni kecamatan Tulangan, Krembung dan Porong.

Kerja pansus yang membutuhkan banyak waktu untuk sidak itu juga sempat terkendala selama pandemi Covid-19. Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga semakin mempersempit ruang gerak pansus. (son/nis)

SIDOARJO – Pimpinan DPRD Sidoarjo masih menunggu agenda pembahasan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Hal itu dikarenakan berakhirnya masa kerja pansus tersebut.

Ketua DPRD Sidoarjo Usman mengungkapkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pimpinan pansus RTRW. “Sudah bersurat untuk pimpinan pansus, agar menyampaikan apapun hasilnya,” katanya.

Nantinya, lanjut Usman, hasil kerja pansus RTRW akan dipaparkan di paripurna. Soal pembahasan RTRW yang belum tuntas, Usman juga bakal mengembalikan ke mekanisme yang ada.

Soal perda RTRW akan dikembalikan ke fraksi pengusul. Kemudian akan dibahas di Badan Musyawarah (Banmus). “Kalau banmus berencana membentuk pansus lagi maka untuk anggota juga dikembalikan ke fraksi. Apakah dengan komposisi tetap atau berganti,” imbuh politisi PKB itu.

Menurut Usman, kinerja pansus tidak bisa cepat karena banyak faktor. Misalnya soal pemetaan lahan memang membutuhkan sidak ke lokasi. Hal itu untuk memastikan betul kondisi lahan yang ada. “Memang butuh waktu, itu juga bentuk kehati-hatian pansus terhadap produk yang dihasilkan,” katanya.

Seperti yang diketahui, pansus yang diketuai Tarkit Erdianto itu juga telah banyak melakukan sidak ke lapangan. Totalnya ada tiga kecamatan yang sudah dipetakan. Yakni kecamatan Tulangan, Krembung dan Porong.

Kerja pansus yang membutuhkan banyak waktu untuk sidak itu juga sempat terkendala selama pandemi Covid-19. Kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) juga semakin mempersempit ruang gerak pansus. (son/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/