alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

PPDP Kesulitan Lakukan Coklit di Perumahan Elit

SIDOARJO – KPU Sidoarjo sedang berupaya merampungkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit). Sebanyak 70 persen proses coklit telah dituntaskan para Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Fauzan Adim mengatakan, pelaksanaan coklit di sejumlah kecamatan di Sidoarjo sudah ada yang tuntas. “Kami optimistis merampungkan coklit,” ungkap Fauzan, kemarin (5/8).

Dijelaskannya, masing-masing kecamatan memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Hal itu yang juga menjadi salah satu faktor persentase penuntasan coklit oleh PPDP di lapangan.
Dia mencontohkan, di perumahan mewah atau elit, karakter warganya cenderung tertutup. Gerbang masuk rumah yang berlapis membuat PPDP semakin sulit menemui warga yang akan dicoklit. “Di perumahan elit cenderung sulit ditemui,” keluh Fauzan.

Berbagai langkah juga harus ditempuh PPDP. Mulai dari minta pendampingan sekuriti hingga minta surat pengantar dari desa setempat. Hal itu untuk lebih meningkatkan kepercayaan warga kepada petugas di lapangan.

Sedangkan di daerah yang terpencil, imbuhnya, tantangan PPDP adalah menjangkau lokasi. Mulai dari harus menaiki perahu, hingga menelusuri jalan yang belum teraspal. Seperti diberitakan sebelumnya, KPU mulai melaksanakan salah satu tahapan Pilkada Sidoarjo 2020 itu sejak 15 Juli. KPU memiliki batas waktu sampai tanggal 13 Agustus nanti. (son/vga/opi)

SIDOARJO – KPU Sidoarjo sedang berupaya merampungkan pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit). Sebanyak 70 persen proses coklit telah dituntaskan para Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Fauzan Adim mengatakan, pelaksanaan coklit di sejumlah kecamatan di Sidoarjo sudah ada yang tuntas. “Kami optimistis merampungkan coklit,” ungkap Fauzan, kemarin (5/8).

Dijelaskannya, masing-masing kecamatan memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Hal itu yang juga menjadi salah satu faktor persentase penuntasan coklit oleh PPDP di lapangan.
Dia mencontohkan, di perumahan mewah atau elit, karakter warganya cenderung tertutup. Gerbang masuk rumah yang berlapis membuat PPDP semakin sulit menemui warga yang akan dicoklit. “Di perumahan elit cenderung sulit ditemui,” keluh Fauzan.

Berbagai langkah juga harus ditempuh PPDP. Mulai dari minta pendampingan sekuriti hingga minta surat pengantar dari desa setempat. Hal itu untuk lebih meningkatkan kepercayaan warga kepada petugas di lapangan.

Sedangkan di daerah yang terpencil, imbuhnya, tantangan PPDP adalah menjangkau lokasi. Mulai dari harus menaiki perahu, hingga menelusuri jalan yang belum teraspal. Seperti diberitakan sebelumnya, KPU mulai melaksanakan salah satu tahapan Pilkada Sidoarjo 2020 itu sejak 15 Juli. KPU memiliki batas waktu sampai tanggal 13 Agustus nanti. (son/vga/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/