alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Jabatan Bupati-Wabup Bisa Kurang dari 5 Tahun

SIDOARJO – Jabatan bupati dan wakil bupati Sidoarjo pemenang Pilkada Sidoarjo 2020 diperkirakan tidak sampai lima tahun. Hal tersebut akibat dampak molornya pelaksanaan pilkada dan adanya jadwal pilkada pada 2024 nanti.

Ketua KPU Sidoarjo M Iskak mengatakan, berkurangnya masa jabatan itu karena faktor pengunduran jadwal pelaksanaan pilkada 2020 dan jadwal pilkada serentak lanjutan. Apalagi, sesuai ketentuan, tahun 2024 nanti juga bakal ada pilkada.

Menurut perhitungan, ujar Iskak, pilkada 2020 dilaksanakan 9 Desember. Kemudian pemenang pilkada dilantik pada sekitar Februari 2021. Jika tahun 2024 nanti ada pilkada maka tentu tidak akan genap lima tahun memimpin Sidoarjo. “Bisa antara 3 sampai 4 tahun jabatannya,” imbuhnya.

Namun, perhitungan itu juga bisa meleset. Menurutnya, perubahan juga masih sangat memungkinkan terjadi. “Kadang-kadang ada saja perubahan jelang pemilu,” sambungnya.
Iskak menambahkan, bisa saja jelang pilkada 2024 nanti ada regulasi baru yang merubah jadwal pilkada 2024. Sehingga menambah masa jabatan pemenang pilkada 2020 yang awalnya terpangkas karena Covid-19.

Namun, perubahan pelaksanaan itu tentu juga harus disertai perubahan sejumlah regulasi yang berkaitan. “Misalnya tentang UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam undang-undang tersebut mengatur pelaksanaan pilkada serentak,” pungkasnya. (son/vga/opi)

SIDOARJO – Jabatan bupati dan wakil bupati Sidoarjo pemenang Pilkada Sidoarjo 2020 diperkirakan tidak sampai lima tahun. Hal tersebut akibat dampak molornya pelaksanaan pilkada dan adanya jadwal pilkada pada 2024 nanti.

Ketua KPU Sidoarjo M Iskak mengatakan, berkurangnya masa jabatan itu karena faktor pengunduran jadwal pelaksanaan pilkada 2020 dan jadwal pilkada serentak lanjutan. Apalagi, sesuai ketentuan, tahun 2024 nanti juga bakal ada pilkada.

Menurut perhitungan, ujar Iskak, pilkada 2020 dilaksanakan 9 Desember. Kemudian pemenang pilkada dilantik pada sekitar Februari 2021. Jika tahun 2024 nanti ada pilkada maka tentu tidak akan genap lima tahun memimpin Sidoarjo. “Bisa antara 3 sampai 4 tahun jabatannya,” imbuhnya.

Namun, perhitungan itu juga bisa meleset. Menurutnya, perubahan juga masih sangat memungkinkan terjadi. “Kadang-kadang ada saja perubahan jelang pemilu,” sambungnya.
Iskak menambahkan, bisa saja jelang pilkada 2024 nanti ada regulasi baru yang merubah jadwal pilkada 2024. Sehingga menambah masa jabatan pemenang pilkada 2020 yang awalnya terpangkas karena Covid-19.

Namun, perubahan pelaksanaan itu tentu juga harus disertai perubahan sejumlah regulasi yang berkaitan. “Misalnya tentang UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam undang-undang tersebut mengatur pelaksanaan pilkada serentak,” pungkasnya. (son/vga/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/