alexametrics
29 C
Sidoarjo
Thursday, 19 May 2022

KPU Batasi Usia Anggota KPPS, Maksimal 50 Tahun

SIDOARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo tengah mempersiapkan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Sejumlah ketentuan juga diperbarui dalam seleksi KPPS agar kinerja mereka maksimal.

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Fauzan Adim mengungkapkan, salah satu persyaratan yang dimaksud adalah soal batasan usia. Usia yang diperbolehkan mendaftar adalah 30-50 tahun. “Mengingat pelaksanaan pemilu sebelumnya, banyak penyelenggara yang berguguran. Makanya usia dibatasi,” terangnya.

Harapannya, usia tersebut cederung usia yang tidak rentan. Sehingga dapat optimal dalam menjalankan tugas. Namun demikian, Fauzan memprediksi jika pilkada saat ini tidak akan seberat seperti pada pemilu sebelumnya. “Pilkada hanya satu pemilihan, beda dengan pileg 2019 yang banyak pemilihan sehingga rekapitulasi cukup lama,” terangnya.

Untuk seleksi KPPS bakal dimulai 1 Oktober dan pelantikan pada pertengahan November nanti. Sebagai tindak lanjut pencegahan Covid-19, KPU juga akan melaksanakan rapid test kepada KPPS terpilih. Hal itu untuk memetakan penyebaran Covid-19 di lingkungan penyelenggara pilkada 2020. Diharapkan, para KPPS dapat bekerja optimal. Sehingga pelaksanaan Pilkada Sidoarjo 2020 dapat terselenggara dengan baik. (son/vga)

SIDOARJO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo tengah mempersiapkan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Sejumlah ketentuan juga diperbarui dalam seleksi KPPS agar kinerja mereka maksimal.

Komisioner KPU Sidoarjo Divisi Sosdiklih, SDM dan Parmas Fauzan Adim mengungkapkan, salah satu persyaratan yang dimaksud adalah soal batasan usia. Usia yang diperbolehkan mendaftar adalah 30-50 tahun. “Mengingat pelaksanaan pemilu sebelumnya, banyak penyelenggara yang berguguran. Makanya usia dibatasi,” terangnya.

Harapannya, usia tersebut cederung usia yang tidak rentan. Sehingga dapat optimal dalam menjalankan tugas. Namun demikian, Fauzan memprediksi jika pilkada saat ini tidak akan seberat seperti pada pemilu sebelumnya. “Pilkada hanya satu pemilihan, beda dengan pileg 2019 yang banyak pemilihan sehingga rekapitulasi cukup lama,” terangnya.

Untuk seleksi KPPS bakal dimulai 1 Oktober dan pelantikan pada pertengahan November nanti. Sebagai tindak lanjut pencegahan Covid-19, KPU juga akan melaksanakan rapid test kepada KPPS terpilih. Hal itu untuk memetakan penyebaran Covid-19 di lingkungan penyelenggara pilkada 2020. Diharapkan, para KPPS dapat bekerja optimal. Sehingga pelaksanaan Pilkada Sidoarjo 2020 dapat terselenggara dengan baik. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/