alexametrics
26 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

BHS Beri Bantuan Pompa Air hingga Asuransikan Usaha Tani Padi

SIDOARJO – Bambang Haryo Soekartono (BHS) bertemu para petani di Desa Sambung Rejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Dalam pertemuan itu, para petani menyampaikan aspirasi persoalan yang dihadapi petani, mulai dari berkurangnya kuota pupuk, mahalnya harga pupuk, hingga rawannya gagal panen.

“Hari ini saya hadir bersama-sama dengan tim BHS dan Gerindra Sidoarjo dalam rangka panen raya di Desa Sambung Rejo, Kecamatan Sukodono. Dari hasil diskusi bersama Gapoktan dan para petani, beliau-beliau masih kesulitan dari sisi pupuk karena ada kebijakan dikuranginya kuota pupuk dari 300 kg per hektare menjadi 100 kg per hektare,” kata Bambang Haryo Soekartono, Selasa (26/10/2021).

Awalnya petani di kawasan tersebut juga mengalami kesulitan air, namun persoalan itu sudah tertangani berkat bantuan pompa air dari BHS. Sebelum acara panen raya, BHS juga membantu pompa air untuk solusi agar ke depan pasokan air ke lahan pertanian berjalan lancar.

Dalam pertemuan itu, BHS juga akan mengasuransikan usaha tani untuk masa panen tahun depan. Tujuannya agar petani bisa lebih tenang dan tidak waswas jika terjadi ancaman gagal panen karena akan ditanggung pihak asuransi.

“Asuransi untuk hasil petani disini ada 30 hektare asuransinya saya tanggung untuk hasil panen yang akan datang. Kami berharap ke depan dengan adanya bantuan pompa air hasil panen juga bisa meningkat 8 ton per hektare. Sebelum ada bantuan pompa air hasilnya 5-6 ton,” pungkas anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra itu.

Yoso, salah satu petani Desa Sambung Rejo berterima kasih atas perhatian BHS untuk petanu. “Pak BHS peduli kepada petani. Kami terima kasih, apalagi kedepan akan diasuransikan jika ada kendala hasil panen kita dapat asuransinya jadi agak tenang,” kata Yoso.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo Muhammad Sujayadi menambahkan, turut berterima kasih dan mengapresiasi BHS yang telah menjalankan program Prabowo Subianto selaku Ketua Umum DPP Partai Gerindra mengenai ketahanan pangan. (rud/vga)

SIDOARJO – Bambang Haryo Soekartono (BHS) bertemu para petani di Desa Sambung Rejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Dalam pertemuan itu, para petani menyampaikan aspirasi persoalan yang dihadapi petani, mulai dari berkurangnya kuota pupuk, mahalnya harga pupuk, hingga rawannya gagal panen.

“Hari ini saya hadir bersama-sama dengan tim BHS dan Gerindra Sidoarjo dalam rangka panen raya di Desa Sambung Rejo, Kecamatan Sukodono. Dari hasil diskusi bersama Gapoktan dan para petani, beliau-beliau masih kesulitan dari sisi pupuk karena ada kebijakan dikuranginya kuota pupuk dari 300 kg per hektare menjadi 100 kg per hektare,” kata Bambang Haryo Soekartono, Selasa (26/10/2021).

Awalnya petani di kawasan tersebut juga mengalami kesulitan air, namun persoalan itu sudah tertangani berkat bantuan pompa air dari BHS. Sebelum acara panen raya, BHS juga membantu pompa air untuk solusi agar ke depan pasokan air ke lahan pertanian berjalan lancar.

Dalam pertemuan itu, BHS juga akan mengasuransikan usaha tani untuk masa panen tahun depan. Tujuannya agar petani bisa lebih tenang dan tidak waswas jika terjadi ancaman gagal panen karena akan ditanggung pihak asuransi.

“Asuransi untuk hasil petani disini ada 30 hektare asuransinya saya tanggung untuk hasil panen yang akan datang. Kami berharap ke depan dengan adanya bantuan pompa air hasil panen juga bisa meningkat 8 ton per hektare. Sebelum ada bantuan pompa air hasilnya 5-6 ton,” pungkas anggota Dewan Pakar DPP Partai Gerindra itu.

Yoso, salah satu petani Desa Sambung Rejo berterima kasih atas perhatian BHS untuk petanu. “Pak BHS peduli kepada petani. Kami terima kasih, apalagi kedepan akan diasuransikan jika ada kendala hasil panen kita dapat asuransinya jadi agak tenang,” kata Yoso.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Gerindra Sidoarjo Muhammad Sujayadi menambahkan, turut berterima kasih dan mengapresiasi BHS yang telah menjalankan program Prabowo Subianto selaku Ketua Umum DPP Partai Gerindra mengenai ketahanan pangan. (rud/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/