alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Erick Thohir Mampu Dongkrak Elektabilitas saat Dipasangkan dengan Siapapun

JAKARTA – Menteri BUMN RI Erick Thohir memiliki kemampuan mendongkrak elektabilitas pasangan setiap kali disimulasikan pada survei. Erick Thohir menjadi magnet elektoral dalam bursa kandidasi menuju Pilpres 2024.

Pada simulasi pertama, lembaga survei besutan Hanta Yuda tersebut menyajikan tiga pasang capres dan cawapres. Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo berpasangan dengan Erick Thohir, selanjutnya ada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI, Puan Maharani, terakhir ada duet antara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

“Dalam simulasi surat suara 3 pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Ganjar Pranowo – Erick Thohir memperoleh angka elektabilitas sebesar 38.1%, diikuti Prabowo Subianto – Puan Maharani 19.4% dan Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono 11.2%,” terang Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi, Rabu (22/6/2022).

Pada simulasi selanjutnya, Poltracking mencoba memasangkan Ganjar-Sandiaga, Prabowo-Erick Thohir dan Anies-Puan. Meski Ganjar-Sandiaga menempati posisi pertama, namun angka elektabilitasnya menurun signifikan yakni 8 persen jika dibandingkan pasangan Ganjar-Erick pada simulasi sebelumnya.

Sedangkan Prabowo yang dipasangkan dengan Erick Thohir mampu meningkat elektabilitasnya dibanding simulasi sebelumnya yang menempatkan Prabowo dengan Puan. Saat dipasangkan dengan Erick Thohir, Prabowo berhasil meraih elektabilitas tertinggi dibandingkan saat dipasangkan dengan yang lain.

“Dalam simulasi 3 pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Ganjar Pranowo – Sandiaga Salahuddin Uno memperoleh angka elektabilitas sebesar 30.8%, diikuti Prabowo Subianto – Erick Thohir 20.4% dan Anies Baswedan – Puan Maharani 8.3%,” ujar Arya.

Tambahan informasi, Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei di Jatim pada periode 16-22 Mei 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1000 responden dengan margin of error (MoE) +/- 3.2% pada tingkat kepercayaan 95%. (rud/vga)

JAKARTA – Menteri BUMN RI Erick Thohir memiliki kemampuan mendongkrak elektabilitas pasangan setiap kali disimulasikan pada survei. Erick Thohir menjadi magnet elektoral dalam bursa kandidasi menuju Pilpres 2024.

Pada simulasi pertama, lembaga survei besutan Hanta Yuda tersebut menyajikan tiga pasang capres dan cawapres. Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo berpasangan dengan Erick Thohir, selanjutnya ada Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI, Puan Maharani, terakhir ada duet antara Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.

“Dalam simulasi surat suara 3 pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Ganjar Pranowo – Erick Thohir memperoleh angka elektabilitas sebesar 38.1%, diikuti Prabowo Subianto – Puan Maharani 19.4% dan Anies Baswedan – Agus Harimurti Yudhoyono 11.2%,” terang Direktur Riset Poltracking Indonesia, Arya Budi, Rabu (22/6/2022).

Pada simulasi selanjutnya, Poltracking mencoba memasangkan Ganjar-Sandiaga, Prabowo-Erick Thohir dan Anies-Puan. Meski Ganjar-Sandiaga menempati posisi pertama, namun angka elektabilitasnya menurun signifikan yakni 8 persen jika dibandingkan pasangan Ganjar-Erick pada simulasi sebelumnya.

Sedangkan Prabowo yang dipasangkan dengan Erick Thohir mampu meningkat elektabilitasnya dibanding simulasi sebelumnya yang menempatkan Prabowo dengan Puan. Saat dipasangkan dengan Erick Thohir, Prabowo berhasil meraih elektabilitas tertinggi dibandingkan saat dipasangkan dengan yang lain.

“Dalam simulasi 3 pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Ganjar Pranowo – Sandiaga Salahuddin Uno memperoleh angka elektabilitas sebesar 30.8%, diikuti Prabowo Subianto – Erick Thohir 20.4% dan Anies Baswedan – Puan Maharani 8.3%,” ujar Arya.

Tambahan informasi, Poltracking Indonesia menyelenggarakan survei di Jatim pada periode 16-22 Mei 2022 dengan menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1000 responden dengan margin of error (MoE) +/- 3.2% pada tingkat kepercayaan 95%. (rud/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/