alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Gelar Parenting Bersama Bunda Neno Warisman  

SIDOARJO – SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Kecamatan Taman kembali menggelar parenting, Sabtu (12/2/2022) pagi. Kali ini tema yang diangkat adalah “Bahagia Berkembang Sesuai Masa di Era 4.0”. Kegiatan tersebut digelar bersama Bunda Neno Warisman.

Ratusan wali murid SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage dan wali murid TK terlihat antusias saat mengikuti kegiatan rutinan tersebut. Mereka hadir secara offline dan online. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar pada September 2021 bersama Dik Doank, pemilik Yayasan Kandank Jurank Doank (KJD).

Bunda Neno mengatakan, kondisi pandemi membuat anak-anak harus belajar di rumah. Saat itu pula peran orang tua begitu dibutuhkan. Terlebih lagi, sistem belajar di era 4.0 ini lebih banyak menggunakan teknologi. Mulai dari handphone hingga komputer.

“Ada banyak cara kita sebagai orang tua bisa menyentuh dan membangun komunikasi dengan anak-anak. Misalnya saat pulang kantor, sebisa mungkin harus bertutur sapa walau sesaat, atau sentuhlah kepalanya,” ujar Bunda Neno.

Pemilik Channel YouTube Neno For The Future itu menambahkan, saat mengusap kepala sang anak, usahakan menanyakan kegiatan belajarnya saat itu. Jika masih tidak ada tanggapan, maka ulangi kembali dua, tiga, empat kali dan seterusnya, dan jangan pernah menyerah.

“Tapi percayalah jika kita lakukan dengan ketulusan pada anak, maka kita akan merasakan sentuhan itu sebagai sebuah

kasih sayang yang selama ini dia rasa hilang, kini kembali dia rasakan,” terangnya.

Menurut Bunda Neno, rumah merupakan sekolah yang pertama dan utama bagi seorang anak. Sekolah hanyalah sebagai tempat melanjutkan peran orang tua selama bekerja, dan bukan menyerahkan kegiatan pengasuhan anak seutuhnya kepada sekolah.

Sehingga pola pengasuhan yang utama tetap ada pada peran orang tua di rumah. Pengasuhan membutuhkan proses, baik dalam mengasuh dan mengasah nalar dan cara berpikir anak, maupun mengasuh dan mengasah kemampuan jiwa dan raga anak.

“Semua berproses, tidak bisa instan, dan ayah bunda harus terus hadir dalam proses pengasuhan itu,” jelasnya.

Uniknya, kegiatan parenting kali ini menggunakan dua konsep. Ada yang hadir di sekolah dan live streaming dari studio sekolah. Sebab, ada penampilan kreasi anak-anak. Selebihnya online dari rumah yang tembus hingga 316 peserta yang sebagian besar wali murid SD, dan wali murid TK yang menjadi mitra sekolah SD IKROM yang beralamat di Jalan Taruna VIII C No. 282-288, Taman Sidoarjo. (far/vga)

SIDOARJO – SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Kecamatan Taman kembali menggelar parenting, Sabtu (12/2/2022) pagi. Kali ini tema yang diangkat adalah “Bahagia Berkembang Sesuai Masa di Era 4.0”. Kegiatan tersebut digelar bersama Bunda Neno Warisman.

Ratusan wali murid SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage dan wali murid TK terlihat antusias saat mengikuti kegiatan rutinan tersebut. Mereka hadir secara offline dan online. Sebelumnya, kegiatan serupa digelar pada September 2021 bersama Dik Doank, pemilik Yayasan Kandank Jurank Doank (KJD).

Bunda Neno mengatakan, kondisi pandemi membuat anak-anak harus belajar di rumah. Saat itu pula peran orang tua begitu dibutuhkan. Terlebih lagi, sistem belajar di era 4.0 ini lebih banyak menggunakan teknologi. Mulai dari handphone hingga komputer.

“Ada banyak cara kita sebagai orang tua bisa menyentuh dan membangun komunikasi dengan anak-anak. Misalnya saat pulang kantor, sebisa mungkin harus bertutur sapa walau sesaat, atau sentuhlah kepalanya,” ujar Bunda Neno.

Pemilik Channel YouTube Neno For The Future itu menambahkan, saat mengusap kepala sang anak, usahakan menanyakan kegiatan belajarnya saat itu. Jika masih tidak ada tanggapan, maka ulangi kembali dua, tiga, empat kali dan seterusnya, dan jangan pernah menyerah.

“Tapi percayalah jika kita lakukan dengan ketulusan pada anak, maka kita akan merasakan sentuhan itu sebagai sebuah

kasih sayang yang selama ini dia rasa hilang, kini kembali dia rasakan,” terangnya.

Menurut Bunda Neno, rumah merupakan sekolah yang pertama dan utama bagi seorang anak. Sekolah hanyalah sebagai tempat melanjutkan peran orang tua selama bekerja, dan bukan menyerahkan kegiatan pengasuhan anak seutuhnya kepada sekolah.

Sehingga pola pengasuhan yang utama tetap ada pada peran orang tua di rumah. Pengasuhan membutuhkan proses, baik dalam mengasuh dan mengasah nalar dan cara berpikir anak, maupun mengasuh dan mengasah kemampuan jiwa dan raga anak.

“Semua berproses, tidak bisa instan, dan ayah bunda harus terus hadir dalam proses pengasuhan itu,” jelasnya.

Uniknya, kegiatan parenting kali ini menggunakan dua konsep. Ada yang hadir di sekolah dan live streaming dari studio sekolah. Sebab, ada penampilan kreasi anak-anak. Selebihnya online dari rumah yang tembus hingga 316 peserta yang sebagian besar wali murid SD, dan wali murid TK yang menjadi mitra sekolah SD IKROM yang beralamat di Jalan Taruna VIII C No. 282-288, Taman Sidoarjo. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/