alexametrics
31 C
Sidoarjo
Thursday, 19 May 2022

UFE Sustainability Forum Pertegas Komitmen untuk Pendidikan Lebih Baik

JAKARTA – Ajang Unite for Education (UFE) Sustainability Forum ke-11, kembali digelar. Tahun ini mengusung tema “Making A Difference”.

Wakil Direktur Utama PermataBank, Meliza M. Rusli menjelaskan tujuan UFE Sustainability Forum adalah menciptakan forum berkelanjutan untuk mengadvokasi pendidikan yang lebih baik di Indonesia bersama dengan para pemangku kepentingan. Termasuk mitra-mitra strategis PermataHati, pendidik dan akademisi, pemerintah, regulator, social-preneur, generasi muda, penyandang disabilitas, key opinion leaders dan key influencers, yang mempunyai rekam jejak baik dalam mengembangkan inisiatif untuk memajukan kualitas pendidikan, mengurangi kesenjangan ekonomi dan menciptakan kesetaraan di Indonesia.

“Tahun ini UFE terdiri dari dua rangkaian acara yang dilakukan secara daring, yaitu bootcamp yang diperuntukkan khusus bagi para mitra CSR PermataBank dan telah diselenggarakan pada 16 Desember 2021. Serta Sustainability Forum 2022 dengan menghadirkan 20 pembicara inspiratif dalam 11 sesi conference dan masterclass,” ungkap Meliza, Kamis (10/2).

Dijelaskannya UFE merupakan salah satu bentuk upaya PermataBank dalam mengembangkan ekosistem pendidikan berkelanjutan. Tidak hanya itu, perusahaan juga ingin mendorong adanya kolaborasi antara para pemangku kepentingan yang peduli dan memiliki semangat sama dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

“Melalui program ini, kami mengangkat berbagai tema edukatif dan menarik dengan bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu sustainability (keberlanjutan), education (pendidikan), dan empowerment pemberdayaan,” sambungnya.

Meliza mengungkapkan, UFE Sustainability Forum semakin menegaskan komitmen PermataBank dalam menjadi agen perubahan yang berarti bagi para stakeholder yang memiliki visi dan semangat yang sama untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Program ini juga merupakan salah satu upaya menjalankan peran dalam penerapan dari keuangan berkelanjutan melalui pendidikan kepada komunitas ekosistem.

“Kami terus berupaya untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, inklusif dan memberdayakan untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik dan percaya bahwa siapa pun dan apa pun latar belakang kita, dapat membuat perubahan dan memberi dampak positif bagi komunitas kita. Harapannya masyarakat yang hadir di forum Unite for Education dapat saling berbagi, belajar, berkolaborasi serta menginspirasi dan terinspirasi,” ungkap Meliza.

Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito menjelaskan, edukasi dan inklusi adalah hal yang perlu dicermati bersama dalam mengurangi kesenjangan yang ada di masyarakat Indonesia. Kita harus bersama-sama untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan harus memiliki kesadaran berkelanjutan sehingga ke depannya akan terwujud green energy, green taxonomy, dan green financing.

“Hal ini sejalan dengan program Unite for Education Sustainability Forum yang digagas oleh PermataBank. Tentu saja, OJK sangat mengapresiasi sehingga masyarakat dapat terus memperoleh ilmu baru. Kami berharap PermataBank dapat konsisten mendorong berbagai pihak agar bisa bahu membahu untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia,” ujar Sarjito.

Sejak awal penyelenggaraannya, UFE telah melibatkan lebih dari 25.000 peserta, sekitar 30 komunitas dan 57 pembicara inspiratif dari seluruh Indonesia. Tahun ini, UFE Sustainability Forum: “Making A Difference” menghadirkan sederet pembicara inspiratif seperti Mustika Wijaya (founder sekaligus Executive Director Solar Chapter), Tety Sianipar (co-founder sekaligus CTO Kerjabilitas.id), dan Stela Nau (Founder NTT Muda). (ara/opi)

 

JAKARTA – Ajang Unite for Education (UFE) Sustainability Forum ke-11, kembali digelar. Tahun ini mengusung tema “Making A Difference”.

Wakil Direktur Utama PermataBank, Meliza M. Rusli menjelaskan tujuan UFE Sustainability Forum adalah menciptakan forum berkelanjutan untuk mengadvokasi pendidikan yang lebih baik di Indonesia bersama dengan para pemangku kepentingan. Termasuk mitra-mitra strategis PermataHati, pendidik dan akademisi, pemerintah, regulator, social-preneur, generasi muda, penyandang disabilitas, key opinion leaders dan key influencers, yang mempunyai rekam jejak baik dalam mengembangkan inisiatif untuk memajukan kualitas pendidikan, mengurangi kesenjangan ekonomi dan menciptakan kesetaraan di Indonesia.

“Tahun ini UFE terdiri dari dua rangkaian acara yang dilakukan secara daring, yaitu bootcamp yang diperuntukkan khusus bagi para mitra CSR PermataBank dan telah diselenggarakan pada 16 Desember 2021. Serta Sustainability Forum 2022 dengan menghadirkan 20 pembicara inspiratif dalam 11 sesi conference dan masterclass,” ungkap Meliza, Kamis (10/2).

Dijelaskannya UFE merupakan salah satu bentuk upaya PermataBank dalam mengembangkan ekosistem pendidikan berkelanjutan. Tidak hanya itu, perusahaan juga ingin mendorong adanya kolaborasi antara para pemangku kepentingan yang peduli dan memiliki semangat sama dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

“Melalui program ini, kami mengangkat berbagai tema edukatif dan menarik dengan bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu sustainability (keberlanjutan), education (pendidikan), dan empowerment pemberdayaan,” sambungnya.

Meliza mengungkapkan, UFE Sustainability Forum semakin menegaskan komitmen PermataBank dalam menjadi agen perubahan yang berarti bagi para stakeholder yang memiliki visi dan semangat yang sama untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Program ini juga merupakan salah satu upaya menjalankan peran dalam penerapan dari keuangan berkelanjutan melalui pendidikan kepada komunitas ekosistem.

“Kami terus berupaya untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan, inklusif dan memberdayakan untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik dan percaya bahwa siapa pun dan apa pun latar belakang kita, dapat membuat perubahan dan memberi dampak positif bagi komunitas kita. Harapannya masyarakat yang hadir di forum Unite for Education dapat saling berbagi, belajar, berkolaborasi serta menginspirasi dan terinspirasi,” ungkap Meliza.

Deputi Komisioner Edukasi dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sarjito menjelaskan, edukasi dan inklusi adalah hal yang perlu dicermati bersama dalam mengurangi kesenjangan yang ada di masyarakat Indonesia. Kita harus bersama-sama untuk berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia dan harus memiliki kesadaran berkelanjutan sehingga ke depannya akan terwujud green energy, green taxonomy, dan green financing.

“Hal ini sejalan dengan program Unite for Education Sustainability Forum yang digagas oleh PermataBank. Tentu saja, OJK sangat mengapresiasi sehingga masyarakat dapat terus memperoleh ilmu baru. Kami berharap PermataBank dapat konsisten mendorong berbagai pihak agar bisa bahu membahu untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia,” ujar Sarjito.

Sejak awal penyelenggaraannya, UFE telah melibatkan lebih dari 25.000 peserta, sekitar 30 komunitas dan 57 pembicara inspiratif dari seluruh Indonesia. Tahun ini, UFE Sustainability Forum: “Making A Difference” menghadirkan sederet pembicara inspiratif seperti Mustika Wijaya (founder sekaligus Executive Director Solar Chapter), Tety Sianipar (co-founder sekaligus CTO Kerjabilitas.id), dan Stela Nau (Founder NTT Muda). (ara/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/