alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 28 January 2022

Terjadinya Pernikahan Dini karena Kurangnya Pengetahuan GenRe

SIDOARJO – Puluhan pelajar calon Duta GenRe (Generasi Berencana) Sidoarjo tahun 2021 dibekali pengetahuan apa itu GenRe Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sidoarjo. Kegiatan pembekalan Duta GenRe dibuka langsung oleh Bunda GenRe Sidoarjo Sa’adah Ahmad Muhdlor di Prodi Keperawatan Sidoarjo, Senin, (29/11).

Sa’adah bersyukur kegiatan tersebut dapat diselenggarakan. Karena banyak yang tidak mengetahui apa itu GenRe. Para remaja masih awam terhadap istilah GenRe. Padahal program GenRe sendiri sangat penting bagi masa depan remaja sebagai generasi penerus bangsa.

“Bagaimana para remaja terhindar dari hal-hal negatif dengan gerakan generasi muda yang berencana. Seperti halnya pernikahan dini, seks pra nikah maupun Napza (Narkotika, psikotropika dan zat adiktif),” ujarnya.

Nantinya, imbuhnya, tugas dari calon-calon duta GenRe yang terpilih adalah menyebarkan kembali tentang GenRe. Yaitu remaja yang betul-betul direncanakan untuk bisa mencetak penerus bangsa yang berkualitas.

Istri Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor tersebut menegaskan, program GenRe akan dimasukkannya pada kurikulum pendidikan. Dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo agar materi GenRe bisa diberikan kepada pelajar sekolah.

“Melalui guru-guru BK, materi GenRe diberikan secara rutin atau mungkin masuk pada kurikulum tambahan disekolah,” harapnya.

Dengan begitu, para pelajar mendapatkan pengetahuan langsung dari para gurunya. Tidak dari sumber yang salah seperti halnya pengetahuan tentang alat reproduksi. Dirinya menyadari Indonesia masih awam tentang seks education. Sehingga pengetahuan seperti ini didapat remaja hanya dari gatget atau dari teman sepergaulannya yang sama-sama tidak mengetahuinya.

“Kita akan roadshow bersama duta GenRe terpilih untuk datang ke sekolah-sekolah dan menggandeng guru BK untuk memberikan materi tentang apa itu GenRe,” ujarnya.(rpp/vga)

SIDOARJO – Puluhan pelajar calon Duta GenRe (Generasi Berencana) Sidoarjo tahun 2021 dibekali pengetahuan apa itu GenRe Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sidoarjo. Kegiatan pembekalan Duta GenRe dibuka langsung oleh Bunda GenRe Sidoarjo Sa’adah Ahmad Muhdlor di Prodi Keperawatan Sidoarjo, Senin, (29/11).

Sa’adah bersyukur kegiatan tersebut dapat diselenggarakan. Karena banyak yang tidak mengetahui apa itu GenRe. Para remaja masih awam terhadap istilah GenRe. Padahal program GenRe sendiri sangat penting bagi masa depan remaja sebagai generasi penerus bangsa.

“Bagaimana para remaja terhindar dari hal-hal negatif dengan gerakan generasi muda yang berencana. Seperti halnya pernikahan dini, seks pra nikah maupun Napza (Narkotika, psikotropika dan zat adiktif),” ujarnya.

Nantinya, imbuhnya, tugas dari calon-calon duta GenRe yang terpilih adalah menyebarkan kembali tentang GenRe. Yaitu remaja yang betul-betul direncanakan untuk bisa mencetak penerus bangsa yang berkualitas.

Istri Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor tersebut menegaskan, program GenRe akan dimasukkannya pada kurikulum pendidikan. Dirinya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo agar materi GenRe bisa diberikan kepada pelajar sekolah.

“Melalui guru-guru BK, materi GenRe diberikan secara rutin atau mungkin masuk pada kurikulum tambahan disekolah,” harapnya.

Dengan begitu, para pelajar mendapatkan pengetahuan langsung dari para gurunya. Tidak dari sumber yang salah seperti halnya pengetahuan tentang alat reproduksi. Dirinya menyadari Indonesia masih awam tentang seks education. Sehingga pengetahuan seperti ini didapat remaja hanya dari gatget atau dari teman sepergaulannya yang sama-sama tidak mengetahuinya.

“Kita akan roadshow bersama duta GenRe terpilih untuk datang ke sekolah-sekolah dan menggandeng guru BK untuk memberikan materi tentang apa itu GenRe,” ujarnya.(rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru