alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Hidupkan Lagi Semangat Bung Karno lewat Aksi Melukis Sang Proklamator

SIDOARJO – Peringati bulan Bung karno, puluhan seniman lukis di Sidoarjo melukis bareng dalam kegiatan gebyar jejak sang proklamator Bung Karno, Sabtu (25/6).

Aksi melukis bareng ini dilaksanakan di Monumen Jayandaru Alun-alun Sidoarjo, yang diinisiasi oleh para pemuda dari taruna merah putih DPC PDI Perjuangan Sidoarjo. Kegiatan melibatkan sekitar 50 pelukis yang berasal dari komunitas seniman lukis Kota Delta.

Pembina Taruna Merah Putih Samsul Hadi mengatakan, bulan Juni menjadi momentum untuk kembali menghidupkan nilai nasionalisme dan semangat dari sosok pahlawan sang proklamator.

“Pada momentum bulan Bung Karno tahun ini kami coba menghidupkan kembali sejarah dan menyelami pemikiran beliau untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme lewat aksi melukis bareng jejak sang proklamator, yang melibatkan para seniman lukis” ujar Samhad sapaan akrab pria yang juga menjadi Sekretaris DPC PDIP Sidoarjo itu.

Dalam merefleksikan bulan kelahiran sang putra fajar, menurut Samsul, banyak hal yang bisa dilakukan sesuai dengan passion diri untuk menghargai jasa para pahlawan Indonesia.

“Ini menjadi salah satu bentuk penghargaan kita pada Bung Karno yang telah berjuang untuk bangsa ini, sebagai pemuda jangan sampai lupa atas perjuangan para pahlawan karena berkat perjuanganya bangsa kita menjadi bangsa yang merdeka,” tegas Samsul.

Menurutnya, hasil karya lukisan dari sekitar 50 seniman lukis ini, nantinya akan dipajang mengelilingi Monumen Jayandaru dan akan dilelang.

“Hari ini karya dari para pelukis, akan dipajang hingga sore, setelah itu kita cari 10 karya terbaik dengan melibatkan juri yang kompeten untuk selanjutnya pada malam harinya akan dilelang dengan mengundang Forkopimda Sidoarjo,” tandasnya.

Melalui puluhan karya lukisan ini diharapkan nantinya sebagai generasi penerus bangsa bisa meneladani perjuangan dan sikap nasionalis sang proklamator.

“Ancaman berkurangnya rasa nasionalisme di kalangan milenial sudah di depan mata karena masuknya pengaruh budaya asing di era serba digital, oleh karena itu kami mengajak kembali untuk mengingat sang proklamator agar tumbuh rasa nasionalisme terutama pada generasi milenial,” pungkas Samsul. (son/vga)

SIDOARJO – Peringati bulan Bung karno, puluhan seniman lukis di Sidoarjo melukis bareng dalam kegiatan gebyar jejak sang proklamator Bung Karno, Sabtu (25/6).

Aksi melukis bareng ini dilaksanakan di Monumen Jayandaru Alun-alun Sidoarjo, yang diinisiasi oleh para pemuda dari taruna merah putih DPC PDI Perjuangan Sidoarjo. Kegiatan melibatkan sekitar 50 pelukis yang berasal dari komunitas seniman lukis Kota Delta.

Pembina Taruna Merah Putih Samsul Hadi mengatakan, bulan Juni menjadi momentum untuk kembali menghidupkan nilai nasionalisme dan semangat dari sosok pahlawan sang proklamator.

“Pada momentum bulan Bung Karno tahun ini kami coba menghidupkan kembali sejarah dan menyelami pemikiran beliau untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme lewat aksi melukis bareng jejak sang proklamator, yang melibatkan para seniman lukis” ujar Samhad sapaan akrab pria yang juga menjadi Sekretaris DPC PDIP Sidoarjo itu.

Dalam merefleksikan bulan kelahiran sang putra fajar, menurut Samsul, banyak hal yang bisa dilakukan sesuai dengan passion diri untuk menghargai jasa para pahlawan Indonesia.

“Ini menjadi salah satu bentuk penghargaan kita pada Bung Karno yang telah berjuang untuk bangsa ini, sebagai pemuda jangan sampai lupa atas perjuangan para pahlawan karena berkat perjuanganya bangsa kita menjadi bangsa yang merdeka,” tegas Samsul.

Menurutnya, hasil karya lukisan dari sekitar 50 seniman lukis ini, nantinya akan dipajang mengelilingi Monumen Jayandaru dan akan dilelang.

“Hari ini karya dari para pelukis, akan dipajang hingga sore, setelah itu kita cari 10 karya terbaik dengan melibatkan juri yang kompeten untuk selanjutnya pada malam harinya akan dilelang dengan mengundang Forkopimda Sidoarjo,” tandasnya.

Melalui puluhan karya lukisan ini diharapkan nantinya sebagai generasi penerus bangsa bisa meneladani perjuangan dan sikap nasionalis sang proklamator.

“Ancaman berkurangnya rasa nasionalisme di kalangan milenial sudah di depan mata karena masuknya pengaruh budaya asing di era serba digital, oleh karena itu kami mengajak kembali untuk mengingat sang proklamator agar tumbuh rasa nasionalisme terutama pada generasi milenial,” pungkas Samsul. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/