alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 4 December 2021

Memahami Ulos sebagai Produk Budaya dan Ekonomi

JAKARTA – Memperingati Hari Ulos Nasional 2021 pada 17 Oktober, Tobatenun menggelar kampanye budaya dengan tema “Bangga Bertenun Bangga Berbudaya”. Tobatenun berupaya merepresentasi wastra nusantara, ulos, tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara, tetapi juga nasional.

Kampanye budaya “Bangga Bertenun Bangga Berbudaya” merupakan wujud komitmen Tobatenun untuk memberikan edukasi. Tidak hanya bagi pelaku usaha dan komunitas ulos, tetapi juga masyarakat umum.

“Ini adalah upaya Tobatenun untuk menjangkau publik agar dapat memahami ulos sebagai produk budaya dan ekonomi, dan meningkatkan kesadaran konsumen untuk semakin bangga buatan Indonesia,” kata Kerri Na Basaria, Founder dan CEO PT Toba Tenun Sejahtra, Jumat (15/10).

Ia melanjutkan, kampanye Bangga Bertenun Bangga Berbudaya diharapkan dapat mengajak masyarakat semakin sadar mengenai pentingnya melestarikan dan mengembangkan wastra nusantara, salah satunya ulos. Sadar akan potensi ulos untuk dapat bersaing di pasar nasional maupun mancanegara.

“Kami berupaya melakukan revitalisasi ulos melalui program pendampingan perajin tenun, memanfaatkan sumber daya alam untuk produksi tenun serta membuat sebuah platform distribusi tenun Sumatera Utara yang terkurasi melalui website resmi www.tobatenun.com. Kami berharap, melalui program kerja yang telah dan akan dilakukan dapat memperkuat ekosistem kain ulos dan para pelakunya. Serta melalui berbagai rangkaian program kerja Tobatenun terus berupaya untuk mendukung industri berbasis tradisi, budaya, dan komunitas,” urainya.

Dalam kesempatan ini, Tobatenun juga membuka pendaftaran bagi UMKM untuk memasarkan produk ulos di website tersebut. Di samping itu, Tobatenun terus memberikan edukasi bagi pelaku usaha produk ulos di Sumatera Utara untuk terus meningkatkan standarisasi dan kompetensi, sehingga dapat menciptakan karya terbaik.

“Kami menyediakan kemudahan bagi konsumen untuk menemukan berbagai produk ulos hasil kerja sama dengan mitra dan berbagai UMKM. Serta produk-produk kontemporer lain hasil pengembangan ulos seperti; merchandise, produk rumah tangga, koleksi

ready to wear hingga koleksi spesial. Lebih dari itu, website ini juga menyediakan berbagai informasi mengenai ulos bagi masyarakat yang ingin mengetahui sejarah dan filosofi ulos secara lebih dalam,” ujarnya.

Mengajak mitra strategis untuk bersama melestarikan dan merevitalisasi ulos, Tobatenun sebelumnya juga telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker). Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta, Ditjen Binalavotas, dan PKK) dan Tobatenun berkomitmen memberdayakan para perajin ulos di Toba.

“Kerja sama antara Kemnaker dengan Tobatenun ini adalah perwujudan dari program perluasan kesempatan kerja yang dimiliki Kemnaker untuk melatih, membina dan manajemen pemasaran para perajin ulos di sekitar danau Toba. Kemenaker bersama Tobatenun merancang roadmap usaha yang dapat menguntungkan dan memberikan dampak kesejahteraan kepada UMKM Ulos” ujar Dita Indah Sari, Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan RI. (ina/opi)

 


JAKARTA – Memperingati Hari Ulos Nasional 2021 pada 17 Oktober, Tobatenun menggelar kampanye budaya dengan tema “Bangga Bertenun Bangga Berbudaya”. Tobatenun berupaya merepresentasi wastra nusantara, ulos, tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara, tetapi juga nasional.

Kampanye budaya “Bangga Bertenun Bangga Berbudaya” merupakan wujud komitmen Tobatenun untuk memberikan edukasi. Tidak hanya bagi pelaku usaha dan komunitas ulos, tetapi juga masyarakat umum.

“Ini adalah upaya Tobatenun untuk menjangkau publik agar dapat memahami ulos sebagai produk budaya dan ekonomi, dan meningkatkan kesadaran konsumen untuk semakin bangga buatan Indonesia,” kata Kerri Na Basaria, Founder dan CEO PT Toba Tenun Sejahtra, Jumat (15/10).

Ia melanjutkan, kampanye Bangga Bertenun Bangga Berbudaya diharapkan dapat mengajak masyarakat semakin sadar mengenai pentingnya melestarikan dan mengembangkan wastra nusantara, salah satunya ulos. Sadar akan potensi ulos untuk dapat bersaing di pasar nasional maupun mancanegara.

“Kami berupaya melakukan revitalisasi ulos melalui program pendampingan perajin tenun, memanfaatkan sumber daya alam untuk produksi tenun serta membuat sebuah platform distribusi tenun Sumatera Utara yang terkurasi melalui website resmi www.tobatenun.com. Kami berharap, melalui program kerja yang telah dan akan dilakukan dapat memperkuat ekosistem kain ulos dan para pelakunya. Serta melalui berbagai rangkaian program kerja Tobatenun terus berupaya untuk mendukung industri berbasis tradisi, budaya, dan komunitas,” urainya.

Dalam kesempatan ini, Tobatenun juga membuka pendaftaran bagi UMKM untuk memasarkan produk ulos di website tersebut. Di samping itu, Tobatenun terus memberikan edukasi bagi pelaku usaha produk ulos di Sumatera Utara untuk terus meningkatkan standarisasi dan kompetensi, sehingga dapat menciptakan karya terbaik.

“Kami menyediakan kemudahan bagi konsumen untuk menemukan berbagai produk ulos hasil kerja sama dengan mitra dan berbagai UMKM. Serta produk-produk kontemporer lain hasil pengembangan ulos seperti; merchandise, produk rumah tangga, koleksi

ready to wear hingga koleksi spesial. Lebih dari itu, website ini juga menyediakan berbagai informasi mengenai ulos bagi masyarakat yang ingin mengetahui sejarah dan filosofi ulos secara lebih dalam,” ujarnya.

Mengajak mitra strategis untuk bersama melestarikan dan merevitalisasi ulos, Tobatenun sebelumnya juga telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker). Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Ditjen Binapenta, Ditjen Binalavotas, dan PKK) dan Tobatenun berkomitmen memberdayakan para perajin ulos di Toba.

“Kerja sama antara Kemnaker dengan Tobatenun ini adalah perwujudan dari program perluasan kesempatan kerja yang dimiliki Kemnaker untuk melatih, membina dan manajemen pemasaran para perajin ulos di sekitar danau Toba. Kemenaker bersama Tobatenun merancang roadmap usaha yang dapat menguntungkan dan memberikan dampak kesejahteraan kepada UMKM Ulos” ujar Dita Indah Sari, Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan RI. (ina/opi)

 


Most Read

Berita Terbaru