alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Pengusaha Wanita Diminta Tetap Eksis di Masa Pandemi

SIDOARJO – Belasan karya seperti pernak-pernik, makanan ringan, perhiasan, tas, sandal, sepatu, pakaian batik karya dari Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) dipamerkan di Pendapa Delta Wibawa, Kamis (6/1).

Salah satu produk yakni batik menjadi daya tarik dari sekian produk yang ditampilkan. Bahkan, model batik klasik desain modern itu diperagakan melalui fashion show.

Berbahan dasar batik tulis khas Sidoarjo, atasan didesain berlengan panjang. Dan panjang bawahnya hingga melebihi lutut. Padu padan beragam motif dan warna batik menjadikan busana tersebut kian menarik.

Ketua IWAPI Sidoarjo Shofiyah mengatakan, di masa pandemi, para pengusaha wanita itu tetap tidak mau menyerah. Sebagai pelaku usaha, mereka terus melakukan terobosan agar tetap survive di masa pandemi. Utamanya di era new normal seperti sekarang ini.

Selain inovasi produk, ia terus mengajak ibu-ibu untuk tetap eksis dengan memanfaatkan pemasaran online.

“Bermain di media sosial, market place dan sebagainya,” katanya.

Selain itu, Iwapi juga terus bergerak menggelar sejumlah kegiatan untuk mendorong eksistensi para anggotanya. Seperti menggelar bazar, pameran UMKM dan sejumlah upaya promosi lain.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi berharap pengusaha wanita senantiasa berupaya memberikan kontribusi. Dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sebagai pengusaha apalagi di tengah tantangan ekonomi di masa pandemi.

Subandi menilai peran wanita sangat luar biasa dalam menyongsong dan mendorong perekonomian dunia, khususnya di Kota Delta.

“Mudah-mudahan ke depan dapat turut serta membangun perekonomian di Sidoarjo,” ujarnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Belasan karya seperti pernak-pernik, makanan ringan, perhiasan, tas, sandal, sepatu, pakaian batik karya dari Ikatan Pengusaha Wanita Indonesia (IWAPI) dipamerkan di Pendapa Delta Wibawa, Kamis (6/1).

Salah satu produk yakni batik menjadi daya tarik dari sekian produk yang ditampilkan. Bahkan, model batik klasik desain modern itu diperagakan melalui fashion show.

Berbahan dasar batik tulis khas Sidoarjo, atasan didesain berlengan panjang. Dan panjang bawahnya hingga melebihi lutut. Padu padan beragam motif dan warna batik menjadikan busana tersebut kian menarik.

Ketua IWAPI Sidoarjo Shofiyah mengatakan, di masa pandemi, para pengusaha wanita itu tetap tidak mau menyerah. Sebagai pelaku usaha, mereka terus melakukan terobosan agar tetap survive di masa pandemi. Utamanya di era new normal seperti sekarang ini.

Selain inovasi produk, ia terus mengajak ibu-ibu untuk tetap eksis dengan memanfaatkan pemasaran online.

“Bermain di media sosial, market place dan sebagainya,” katanya.

Selain itu, Iwapi juga terus bergerak menggelar sejumlah kegiatan untuk mendorong eksistensi para anggotanya. Seperti menggelar bazar, pameran UMKM dan sejumlah upaya promosi lain.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi berharap pengusaha wanita senantiasa berupaya memberikan kontribusi. Dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sebagai pengusaha apalagi di tengah tantangan ekonomi di masa pandemi.

Subandi menilai peran wanita sangat luar biasa dalam menyongsong dan mendorong perekonomian dunia, khususnya di Kota Delta.

“Mudah-mudahan ke depan dapat turut serta membangun perekonomian di Sidoarjo,” ujarnya. (rpp/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/