SIDOARJO - Oknum anggota TNI diduga menjadi dalang pembunuhan Abdul Malik, 51, seorang driver Grabcar yang sebelumnya ditemukan meninggal di sungai bawah jembatan, Jalan KH Ali Mas’ud, Desa Sidokerto, Kecamatan Buduran.
Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, terduga pelaku anggota TNI sudah tertangkap dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut V Surabaya atau (Lantamal V Surabaya).
Hal tersebut terkuak setelah Polresta Sidoarjo berhasil menemukan mobil Wuling Confero milik korban di kos daerah Semolowaru, Surabaya dan memeriksa saksi-saksi.
Saat dikonfirmasi pada Rabu (20/12), Koordinator Driver Online Sidoarjo Samuel Grandy mengungkapkan, dia bersama rekan-rekan driver online Sidoarjo sudah mengunjungi Polresta Sidoarjo.
"Kami ke Polresta Sidoarjo untuk memastikan, bagaimana mengenai kelanjutan kasus dari rekan kami," ujarnya.
Setelah pihaknya berkoordinasi dengan pihak kepolisian, akhirnya polisi membeberkan beberapa fakta baru mengenai kasus tersebut.
Menurut Samuel, diduga pelaku pembunuhan berasal dari oknum anggota TNI dan kini sudah tertangkap. Diduga pelaku berjumlah lebih dari satu orang.
"Saat ini terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Lantamal V Surabaya," ungkapnya.
Untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, Radar Sidoarjo mengkonfirmasi Kepala Dinas Penerangan Lantamal V Surabaya, Letkol Laut Agus Setiawan.
Dia mengatakan, saat ini Pomal Lantamal V masih melaksanakan pemeriksaan terhadap terduga pelaku.
"Kira-kira apakah betul dia pelakunya, masih kita dalami," ungkapnya.
Menurutnya, pemeriksaan itu berlangsung di Pomal Lantamal V Surabaya. Mengenai hasilnya, pihaknya menunggu perkembangan dari hasil penyidikan.
Disamping itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polresta Sidoarjo. Dia menegaskan, Pomal Lantamal V masih melakukan penyidikan terhadap terduga pelaku.
Nantinya, dalam jangka waktu yang belum bisa ditentukan, pihaknya akan menyampaikan hasil perkembangan penyidikan mengenai dugaan peristiwa perampokan dan pembunuhan tersebut. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista