alexametrics
27 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Innova Vs Dua Beat, Dua Luka Berat dan Tiga Luka Ringan

SIDOARJO – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu mobil dan dua motor terjadi di Jalan Raya Desa Jabatan, Belongbendo, Minggu (30/8) sekitar pukul 10.00. Akibatnya dua orang mengalami luka berat dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan.

Peristiwa bermula saat mobil Toyota Innova bernopol W 1664 AA melaju dari arah barat ke timur. Mobil tersebut diketahui sedang dikemudikan oleh Indra Swaryo, 48, warga Jalan Raya Driyorejo No. 176 RT 04/RW 02 Driyorejo, Kabupaten Gresik. “Saat mobil Innova itu berada di rumah makan Iwan Kali lali menabrak sepeda motor Honda Beat Putih dari arah Timur ke Barat,” kata Anggota Lantas Polsek Balongbendo Bripka Iful.

Motor Honda Beat putih bernopol W 6706 CH itu dikendarai oleh Waras, 37, warga Dusun Puting RT 01/RW 02 Desa Sembung, Wringinanom, Gresik. Saat itu kendaraan itu juga sedang membonceng dua orang lainnya yaitu Kayla Ainur Rohimah, 5, dan Siti Sumaya, 36.

Akibatnya pengendara motor terjatuh. Kayla Ainur Rohimah mengalami luka lecet di kaki dan Siti Sumaya mengalami luka robek paha kanan. Sementara pengendara motor, Waras, mengalami luka robek di bagian wajah serta patah tulang di bagian kaki kanan.

Ketiga korban itu kemudian dibawa ke RS Anwar Medika untuk menjalani perawatan medis. Saat kejadian motor Beat putih itu hendak berbelok ke arah utara. Usai mobil Innova menabrak Beat putih, kemudian juga menabrak motor Honda Beat hitam, nopol W 4310 VZ.

Kendaraan itu juga diketahui melaju dari arah timur ke barat. Saat itu Beat hitam sedang dikendarai oleh Dimas Arianto, 36, warga Desa Dunglo RT 01/RW 02 Kecamatan Prambon. Dia mengalami luka robek kaki kanan. Dimas juga dilarikan ke RS Anwar Medika. “Sementara yang dibonceng, Raisa Hanum Arianto, tujuh tahun, mengalami luka robek di bagian perut dan kepala,” ujarnya.

Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono menuturkan, pihaknya mencatat dari laporan Anev Laka Minggu IV, penyebab kecelakaan paling banyak terjadi akibat mengabaikan jalur. Jumlahnya dapat mencapai sembilan kasus. Kemudian disusul tata cara belok atau balik arah sebanyak tujuh kasus.

Tak hanya itu, tata cara mendahului dan kurang perhatian terhadap arus depan juga menyumbang angka kecelakaan, masing-masing sebanyak enam kasus. “Sebenarnya kalau kami melihat data kemarin, Kecamatan Candi dan Sidoarjo Kota terbanyak mengalami kasus laka,” paparnya. (far/opi)

SIDOARJO – Kecelakaan beruntun yang melibatkan satu mobil dan dua motor terjadi di Jalan Raya Desa Jabatan, Belongbendo, Minggu (30/8) sekitar pukul 10.00. Akibatnya dua orang mengalami luka berat dan tiga orang lainnya mengalami luka ringan.

Peristiwa bermula saat mobil Toyota Innova bernopol W 1664 AA melaju dari arah barat ke timur. Mobil tersebut diketahui sedang dikemudikan oleh Indra Swaryo, 48, warga Jalan Raya Driyorejo No. 176 RT 04/RW 02 Driyorejo, Kabupaten Gresik. “Saat mobil Innova itu berada di rumah makan Iwan Kali lali menabrak sepeda motor Honda Beat Putih dari arah Timur ke Barat,” kata Anggota Lantas Polsek Balongbendo Bripka Iful.

Motor Honda Beat putih bernopol W 6706 CH itu dikendarai oleh Waras, 37, warga Dusun Puting RT 01/RW 02 Desa Sembung, Wringinanom, Gresik. Saat itu kendaraan itu juga sedang membonceng dua orang lainnya yaitu Kayla Ainur Rohimah, 5, dan Siti Sumaya, 36.

Akibatnya pengendara motor terjatuh. Kayla Ainur Rohimah mengalami luka lecet di kaki dan Siti Sumaya mengalami luka robek paha kanan. Sementara pengendara motor, Waras, mengalami luka robek di bagian wajah serta patah tulang di bagian kaki kanan.

Ketiga korban itu kemudian dibawa ke RS Anwar Medika untuk menjalani perawatan medis. Saat kejadian motor Beat putih itu hendak berbelok ke arah utara. Usai mobil Innova menabrak Beat putih, kemudian juga menabrak motor Honda Beat hitam, nopol W 4310 VZ.

Kendaraan itu juga diketahui melaju dari arah timur ke barat. Saat itu Beat hitam sedang dikendarai oleh Dimas Arianto, 36, warga Desa Dunglo RT 01/RW 02 Kecamatan Prambon. Dia mengalami luka robek kaki kanan. Dimas juga dilarikan ke RS Anwar Medika. “Sementara yang dibonceng, Raisa Hanum Arianto, tujuh tahun, mengalami luka robek di bagian perut dan kepala,” ujarnya.

Kanit Laka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono menuturkan, pihaknya mencatat dari laporan Anev Laka Minggu IV, penyebab kecelakaan paling banyak terjadi akibat mengabaikan jalur. Jumlahnya dapat mencapai sembilan kasus. Kemudian disusul tata cara belok atau balik arah sebanyak tujuh kasus.

Tak hanya itu, tata cara mendahului dan kurang perhatian terhadap arus depan juga menyumbang angka kecelakaan, masing-masing sebanyak enam kasus. “Sebenarnya kalau kami melihat data kemarin, Kecamatan Candi dan Sidoarjo Kota terbanyak mengalami kasus laka,” paparnya. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/