alexametrics
30 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

Perempuan 27 Tahun Tewas Mengapung di Sungai

SIDOARJO – Mayat perempuan ditemukan mengapung di sungai Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Senin (31/1) pagi. Mayat itu adalah Tatik Maisaroh, 27, warga asal Kecamatan Pulung, Ponorogo.

Informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, mayat ditemukan warga sekitar pukul 09.30. Saat itu warga sekitar melihat sesosok tubuh manusia mengapung di sungai.

Warga kemudian menunggu agar mayat itu ke pinggir, dan kemudian mengangkatnya ke daratan. Saat ditemukan, mayat itu masih mengenakan seragam karyawan PT Sekar Laut.

Tak lama berselang, polisi juga datang ke lokasi kejadian. Mayat itu kemudian diangkut ke RS Bhayangkara di Porong untuk visum lanjutan.

“Pemeriksaan luar sementara tidak ada tanda kekerasan,” kata Kanit Reskrim Polsek Buduran Ipda Nanang Mulyono.

Awalnya identitas korban juga belum diketahui karena polisi tidak menemukan kartu identitas di tubuh korban. Identitas terungkap dari hasil pemeriksaan sidik jari mayat tersebut.

Sebelumnya, kakak korban  juga sempat memposting di media sosial jika adiknya (korban) hilang kontak sejak, Sabtu (29/1) malam. Korban biasanya tinggal di rumah kos di daerah Sidokepung, Buduran. (son/vga)

 

SIDOARJO – Mayat perempuan ditemukan mengapung di sungai Desa Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Senin (31/1) pagi. Mayat itu adalah Tatik Maisaroh, 27, warga asal Kecamatan Pulung, Ponorogo.

Informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, mayat ditemukan warga sekitar pukul 09.30. Saat itu warga sekitar melihat sesosok tubuh manusia mengapung di sungai.

Warga kemudian menunggu agar mayat itu ke pinggir, dan kemudian mengangkatnya ke daratan. Saat ditemukan, mayat itu masih mengenakan seragam karyawan PT Sekar Laut.

Tak lama berselang, polisi juga datang ke lokasi kejadian. Mayat itu kemudian diangkut ke RS Bhayangkara di Porong untuk visum lanjutan.

“Pemeriksaan luar sementara tidak ada tanda kekerasan,” kata Kanit Reskrim Polsek Buduran Ipda Nanang Mulyono.

Awalnya identitas korban juga belum diketahui karena polisi tidak menemukan kartu identitas di tubuh korban. Identitas terungkap dari hasil pemeriksaan sidik jari mayat tersebut.

Sebelumnya, kakak korban  juga sempat memposting di media sosial jika adiknya (korban) hilang kontak sejak, Sabtu (29/1) malam. Korban biasanya tinggal di rumah kos di daerah Sidokepung, Buduran. (son/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/