alexametrics
24C
Sidoarjo
Thursday, 25 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Irfan Diringkus karena Jadi Pengepul Togel Online

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

SIDOARJO – Irfan Sutrisno, 34, warga Jalan Raya Gelam RT 10/RW 03 Desa Gelam Kecamatan Candi dan Udin Kusuma, 43, warga Dusun Jedong Desa Jedongcangkring Kecamatan Prambon diringkus Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo. Keduanya, ditangkap karena menjadi pengepul togel online.

Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono mengatakan, tersangka Irfan ditangkap di rumahnya. Petugas yang melakukan penggeledahan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu, sebuah HP yang berisi titipan pembelian angka togel, dan dua lembar kertas ramalan angka togel.

Selain itu, dua lembar kertas robekan yg berisi pesanan angka dari pembeli, satu buah buku rekening dan sebuah ATM milik tersangka. “Jadi tersangka melakukan praktik perjudian menerima titipan angka judi togel selama enam bulan,” katanya.

Menurutnya, tersangka mengirimkan titipan pembelian angka togel ke website perjudian togel online. Tak tanggung-tanggung, untuk dua angka, tersangka mendapat keuntungan sebesar 28 persen. Sementara untuk tiga angka 59 persen serta 4 angka sebesar 65 persen. “Bahkan omzet setiap harinya bisa mencapai Rp 800 ribu, atau sekitar Rp 24 juta perbulan,” ujarnya.

Lantas bagaimana dengan tersangka Udin Kusuma? Imam Yuwono mengatakan, aksi pria yang kerap dipanggil gondrong itu tidak jauh beda dengan Irfan. Namun, kedua tersangka tidak saling kenal. “Website yang digunakan untuk penitipan angka togel online tersebut berasal dari luar negeri, seperti Singapura, Australia hingga Hongkong,” ungkapnya. (far/nis)

Mobile_AP_Rectangle 1

SIDOARJO – Irfan Sutrisno, 34, warga Jalan Raya Gelam RT 10/RW 03 Desa Gelam Kecamatan Candi dan Udin Kusuma, 43, warga Dusun Jedong Desa Jedongcangkring Kecamatan Prambon diringkus Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo. Keduanya, ditangkap karena menjadi pengepul togel online.

Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono mengatakan, tersangka Irfan ditangkap di rumahnya. Petugas yang melakukan penggeledahan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu, sebuah HP yang berisi titipan pembelian angka togel, dan dua lembar kertas ramalan angka togel.

Selain itu, dua lembar kertas robekan yg berisi pesanan angka dari pembeli, satu buah buku rekening dan sebuah ATM milik tersangka. “Jadi tersangka melakukan praktik perjudian menerima titipan angka judi togel selama enam bulan,” katanya.

Mobile_AP_Half Page

Menurutnya, tersangka mengirimkan titipan pembelian angka togel ke website perjudian togel online. Tak tanggung-tanggung, untuk dua angka, tersangka mendapat keuntungan sebesar 28 persen. Sementara untuk tiga angka 59 persen serta 4 angka sebesar 65 persen. “Bahkan omzet setiap harinya bisa mencapai Rp 800 ribu, atau sekitar Rp 24 juta perbulan,” ujarnya.

Lantas bagaimana dengan tersangka Udin Kusuma? Imam Yuwono mengatakan, aksi pria yang kerap dipanggil gondrong itu tidak jauh beda dengan Irfan. Namun, kedua tersangka tidak saling kenal. “Website yang digunakan untuk penitipan angka togel online tersebut berasal dari luar negeri, seperti Singapura, Australia hingga Hongkong,” ungkapnya. (far/nis)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

Trending Tags

Desktop_AP_Rectangle 1

Berita HITS

Desktop_AP_Rectangle 2

Berita Terbaru