alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Narkotika Marak, Orang Tua Diminta Perhatikan Anak

SIDOARJO – Maraknya peredaran narkotika di Sidoarjo membuat sejumlah penegak hukum terus menggencarkan sosialisasi. Misalnya di Kecamatan Buduran. Polresta Sidoarjo bersama BNNK Sidoarjo dan Kejari Sidoarjo menggelar sosialisasi bersama di Kantor Kecamatan Buduran, Kamis (26/11) malam.

Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo AKBP Toni Sugiyanto mengatakan, upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan juga peredaran gelap Narkoba (P4GN) harus terus dilakukan, hingga di tingkat perangkat desa. Sebab narkoba bisa mempengaruhi siapa saja.

“Maka para perangkat desa harus turut serta meengedukasi dan mengawasi warga agar jangan sampai ada yang terlibat,” katanya.

Pihaknya berharap besar setelah bimbingan teknis bagi penggiat anti narkoba itu digelar di berbagai tingkatan, satgas anti narkoba dapat menjadi pengikat dan menjembatani dalam transformasi informasi. Di samping itu juga mampu mengedukasi lingkungan sekitar Pemkab Sidoarjo.

“Karena narkoba adalah musuh bersama, maka upaya pencegahannya harus terus digelorakam di berbagai lini termasuk di perangkat desa,” ujarnya.

Sementara Kasat Binmas Polresta Sidoarjo, Kompol Dodot Dwianto mengatakan, dirinya menekankan agar orang tua memperhatikan putra putrinya secara serius. Hal itu penting agar tidak terjerumus dalam barang haram tersebut.

Menurut Didik, dari berbagai kasus narkoba, mayoritas menjerat para generasi muda. Hal itu terjadi selain faktor salah pergaulan, juga karena kurangnya perhatian dari orang tua masing-masing. Sebab kasih sayang orang tua begitu penting agar anak tidak salah pergaulan.

“Hubungan antara orang tua dan anak yang tidak harmonis bisa memicu si anak butuh pelarian, salah satunya ke narkoba itu,” jelas Dodot. (far/opi)

SIDOARJO – Maraknya peredaran narkotika di Sidoarjo membuat sejumlah penegak hukum terus menggencarkan sosialisasi. Misalnya di Kecamatan Buduran. Polresta Sidoarjo bersama BNNK Sidoarjo dan Kejari Sidoarjo menggelar sosialisasi bersama di Kantor Kecamatan Buduran, Kamis (26/11) malam.

Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo AKBP Toni Sugiyanto mengatakan, upaya pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan juga peredaran gelap Narkoba (P4GN) harus terus dilakukan, hingga di tingkat perangkat desa. Sebab narkoba bisa mempengaruhi siapa saja.

“Maka para perangkat desa harus turut serta meengedukasi dan mengawasi warga agar jangan sampai ada yang terlibat,” katanya.

Pihaknya berharap besar setelah bimbingan teknis bagi penggiat anti narkoba itu digelar di berbagai tingkatan, satgas anti narkoba dapat menjadi pengikat dan menjembatani dalam transformasi informasi. Di samping itu juga mampu mengedukasi lingkungan sekitar Pemkab Sidoarjo.

“Karena narkoba adalah musuh bersama, maka upaya pencegahannya harus terus digelorakam di berbagai lini termasuk di perangkat desa,” ujarnya.

Sementara Kasat Binmas Polresta Sidoarjo, Kompol Dodot Dwianto mengatakan, dirinya menekankan agar orang tua memperhatikan putra putrinya secara serius. Hal itu penting agar tidak terjerumus dalam barang haram tersebut.

Menurut Didik, dari berbagai kasus narkoba, mayoritas menjerat para generasi muda. Hal itu terjadi selain faktor salah pergaulan, juga karena kurangnya perhatian dari orang tua masing-masing. Sebab kasih sayang orang tua begitu penting agar anak tidak salah pergaulan.

“Hubungan antara orang tua dan anak yang tidak harmonis bisa memicu si anak butuh pelarian, salah satunya ke narkoba itu,” jelas Dodot. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/