
RADAR SIDOARJO - Seorang remaja berinisial R (15) warga Kecamatan Buduran, Sidoarjo, menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan di sebuah warung pinggir Jalan Raya Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/9) dini hari.
Menurut salah seorang warga Z (20) kejadian bermula saat R hendak membeli rokok di warung yang berada di seberang kawasan Pabrik Maspion 2. Saat itu, korban belum sempat membayar rokok yang dibelinya ketika tiba-tiba ditarik dari belakang oleh dua orang yang tidak dikenal.
"Korban belum sempat membayar, tiba-tiba ditarik dari belakang sama dua orang yang tidak dikenal. Setelah itu korban dipukuli," katanya.
Menurut Z, tidak lama kemudian datang beberapa orang lainnya. Salah seorang di antaranya membawa senjata tajam jenis celurit dan langsung membacok korban. Akibat kejadian tersebut, R mengalami sejumlah luka pada bagian tubuhnya.
"Setelah itu datang teman pelaku. Ada yang membawa celurit dan membacok korban. Lukanya sobek di bagian pinggang belakang dan kaki kiri. Selain itu, ada lebam di punggung, tangan, dan kaki," ujarnya.
Usai kejadian, korban kemudian mendapatkan penanganan dan pihak keluarga melaporkan kasus tersebut ke kepolisian pada Rabu pagi. Laporan dibuat di Polresta Sidoarjo untuk proses hukum lebih lanjut.
Kasihumas Polresta Sidoarjo AKP Tri Novi Handono membenarkan adanya laporan terkait dugaan kekerasan terhadap remaja tersebut. Saat ini, perkara masih dalam proses penyelidikan oleh unit yang menangani kasus perempuan, anak, dan kelompok rentan. "Benar sudah ada laporan. Saat ini masih dalam proses di Satres PPA dan PPO karena korban masih merupakan anak di bawah umur," kata Tri Novi.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kronologi secara lengkap serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. (sur/vga)



