Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diduga Masalah Utang, Pria Sidoarjo Dibawa Paksa dan Dianiaya

S
Penulis: Suryanto❯
DICEGAT: Tiga orang datang menggunakan sebuah mobil dan langsung menarik korban secara paksa.
DICEGAT: Tiga orang datang menggunakan sebuah mobil dan langsung menarik korban secara paksa.

RADAR SIDOARJO - Seorang pria berinisial DR, warga Desa Kramat Temenggung, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh tiga orang tak dikenal. Korban diduga dibawa paksa dan dianiaya di dalam sebuah mobil akibat persoalan utang piutang.


Advertisement

Kapolsek Tarik, AKP Heri Setiawan, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa korban telah melaporkan kejadian itu ke Polsek Tarik dan telah menjalani visum.

“Benar, korban sudah melapor ke kami dan sudah dilakukan visum,” ujarnya.

Berdasarkan laporan korban, peristiwa itu terjadi pada Jumat (30/1) dini hari. Saat itu, DR berada sendirian di kamar kosnya. Tiba-tiba, tiga orang tak dikenal datang menggunakan sebuah mobil SUV berwarna putih dan langsung menarik korban secara paksa.

Advertisement

“Korban ditarik oleh dua orang pelaku dan dimasukkan ke dalam mobil,” jelas AKP Heri.

Selama berada di dalam mobil, korban mengalami penganiayaan oleh dua pelaku, sementara satu pelaku lainnya menyetir kendaraan ke arah Kabupaten Jombang. Saat mobil melintas di kawasan Pasar Tapen, Kecamatan Kudu, Jombang, korban berhasil membuka jendela mobil dan berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban didengar warga sekitar yang kemudian memberikan bantuan sehingga korban berhasil diselamatkan.

Advertisement

“Saat ini kami masih melakukan pendalaman. Sejumlah saksi dan barang bukti sedang kami periksa,” tambahnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, motif penganiayaan diduga dipicu persoalan utang piutang. Disebutkan bahwa istri korban memiliki utang kepada terduga pelaku yang belum dibayarkan dalam waktu cukup lama.

“Karena utang tersebut belum dilunasi, para terduga pelaku mencari korban ke rumah kosnya di Tarik, lalu membawa dan melakukan penganiayaan,” pungkas AKP Heri. (sur/vga)

Advertisement
Editor : Vega Dwi Arista
Sumber : radar sidoarjo

Artikel Terkait

Polemik Tanah Perum GKSP Sedati Gede Sidoarjo Antara Choirul Anam Vs Puskopkar Memanas

Polemik Tanah Perum GKSP Sedati Gede Sidoarjo Antara Choirul Anam Vs Puskopkar Memanas

Polemik kepemilikan tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas.

Job Fair di Sidoarjo Buka 4.247 Lowongan, Prioritaskan Warga Lokal 

Job Fair di Sidoarjo Buka 4.247 Lowongan, Prioritaskan Warga Lokal 

Ribuan peluang kerja ditawarkan dalam Bursa Kerja Terbuka atau Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo, Selasa (3/11). Sebanyak 4.247 lowongan dari 299

Pemkab Sidoarjo Menang Gugatan Pembongkaran Tembok Perum Mutiara Regency, tapi Warga Ajukan Kasasi

Pemkab Sidoarjo Menang Gugatan Pembongkaran Tembok Perum Mutiara Regency, tapi Warga Ajukan Kasasi

Sengketa pembongkaran tembok pembatas Perumahan Mutiara Regency dan Mutiara City di Desa Banjarbendo, Sidoarjo, kembali berlanjut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer