alexametrics
28 C
Sidoarjo
Tuesday, 16 August 2022

Nahas, Warga Balongbendo Tewas Tersambar KA di Krian

SIDOARJO – Nasib nahas dialami Slamet Budiono, 38. Warga Desa Jabaran RT 04/RW 09 Kecamatan Balongbendo itu tewas tersambar kereta api (KA) di Krajan Stasiun RT 40/RW 09 Kelurahan Krian, Kecamatan Krian, Sabtu (25/6) malam.

Korban tersambar KA Sancaka yang melaju dari arah barat menuju timur sekitar pukul 21.30. Masinis KA jurusan Bandung-Surabaya itu langsung melaporkan kejadian tersebut.

“Setelah mengetahui jika telah menabrak korban, masinis melaporkan ke petugas Stasiun Krian,” ujar Kapolsek Krian, Kompol Gatot Setyo Budi.

Petugas stasiun Krian kemudian melapor kejadian tersebut ke Polsek Krian. Tak lama, sejumlah anggota Polsek Krian tiba di lokasi kejadian. Petugas langsung menggelar olah TKP, memeriksa sejumlah saksi dan mengevakuasi mayat.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong menggunakan ambulans untuk dimintakan visum et repertum. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Legenda nopol W 5474 XF milik korban.

“Korban diduga terserempet KA yang melintas. Sehingga terpental dan tewas di lokasi kejadian. Korban mengalami luka di bagian kepala,” imbuhnya.

Peristiwa tabrakan KA di lokasi tersebut tak hanya sekali terjadi. Pekan lalu, tepatnya Minggu (19/6) malam, seorang pria tanpa identitas juga tewas tersambar KA Wijaya Kusuma jurusan Cilacap-Surabaya.

Pria tersebut bahkan ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Tubuhnya hancur menjadi beberapa bagian setelah tertabrak KA yang melaju dari arah barat menuju timur tersebut. (far/vga)

SIDOARJO – Nasib nahas dialami Slamet Budiono, 38. Warga Desa Jabaran RT 04/RW 09 Kecamatan Balongbendo itu tewas tersambar kereta api (KA) di Krajan Stasiun RT 40/RW 09 Kelurahan Krian, Kecamatan Krian, Sabtu (25/6) malam.

Korban tersambar KA Sancaka yang melaju dari arah barat menuju timur sekitar pukul 21.30. Masinis KA jurusan Bandung-Surabaya itu langsung melaporkan kejadian tersebut.

“Setelah mengetahui jika telah menabrak korban, masinis melaporkan ke petugas Stasiun Krian,” ujar Kapolsek Krian, Kompol Gatot Setyo Budi.

Petugas stasiun Krian kemudian melapor kejadian tersebut ke Polsek Krian. Tak lama, sejumlah anggota Polsek Krian tiba di lokasi kejadian. Petugas langsung menggelar olah TKP, memeriksa sejumlah saksi dan mengevakuasi mayat.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Porong menggunakan ambulans untuk dimintakan visum et repertum. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Legenda nopol W 5474 XF milik korban.

“Korban diduga terserempet KA yang melintas. Sehingga terpental dan tewas di lokasi kejadian. Korban mengalami luka di bagian kepala,” imbuhnya.

Peristiwa tabrakan KA di lokasi tersebut tak hanya sekali terjadi. Pekan lalu, tepatnya Minggu (19/6) malam, seorang pria tanpa identitas juga tewas tersambar KA Wijaya Kusuma jurusan Cilacap-Surabaya.

Pria tersebut bahkan ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Tubuhnya hancur menjadi beberapa bagian setelah tertabrak KA yang melaju dari arah barat menuju timur tersebut. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/