alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Mayat Pria Dewasa yang Hanya Pakai Celana Pendek Mengapung di Sungai

SIDOARJO – Mayat pria dewasa ditemukan mengapung di Sungai Desa Ngares Rejo, Kecamatan Sukodono, Selasa (26/4) pagi.

Kanit Reskrim Polsek Sukodono Ipda Ali Mahmud mengungkapkan, penemuan mayat itu sekitar pukul 07.57. Pertamanya mayat pria dewasa itu diketahui warga setempat yang sedang melintas di sekitar sungai.

Warga terkejut karena ada mayat seorang pria mengapung di antara tumpukan sampah dan rumput liar. Posisinya telungkup dan hanya mengenakan celana pendek.

“Tidak pakai kaos ataupun baju,” katanya.

Berbekal dari laporan warga, polisi datang ke lokasi. Mayat itu juga langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan visum lanjutan.

Saat ini polisi masih belum menemukan identitas korban. Karena saat ditemukan, polisi tidak mendapatkan kartu identitas di sekitar korban.

“Sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan,” imbuhnya.

Polisi juga mengimbau kepada masyarakat yang mengenali korban atau kehilangan kerabat dapat melapor. Hal itu akan membantu polisi dalam menelusuri identitas korban.

“Korban juga bisa dimungkinkan bukan warga setempat. Karena aliran sungai itu cukup deras. Bisa saja mayat warga dari desa lain terbawa arus di sungai itu,” terangnya. (son/vga)

SIDOARJO – Mayat pria dewasa ditemukan mengapung di Sungai Desa Ngares Rejo, Kecamatan Sukodono, Selasa (26/4) pagi.

Kanit Reskrim Polsek Sukodono Ipda Ali Mahmud mengungkapkan, penemuan mayat itu sekitar pukul 07.57. Pertamanya mayat pria dewasa itu diketahui warga setempat yang sedang melintas di sekitar sungai.

Warga terkejut karena ada mayat seorang pria mengapung di antara tumpukan sampah dan rumput liar. Posisinya telungkup dan hanya mengenakan celana pendek.

“Tidak pakai kaos ataupun baju,” katanya.

Berbekal dari laporan warga, polisi datang ke lokasi. Mayat itu juga langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sidoarjo untuk dilakukan visum lanjutan.

Saat ini polisi masih belum menemukan identitas korban. Karena saat ditemukan, polisi tidak mendapatkan kartu identitas di sekitar korban.

“Sementara tidak ada tanda-tanda kekerasan,” imbuhnya.

Polisi juga mengimbau kepada masyarakat yang mengenali korban atau kehilangan kerabat dapat melapor. Hal itu akan membantu polisi dalam menelusuri identitas korban.

“Korban juga bisa dimungkinkan bukan warga setempat. Karena aliran sungai itu cukup deras. Bisa saja mayat warga dari desa lain terbawa arus di sungai itu,” terangnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/