alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Kasatreskim: Kedua Korban Tewas di Desa Balongdowo Diduga karena Laka Lantas

SIDOARJO – Penyebab kematian dua pria di saluran irigasi Dusun Tempel RT 06/RW 02 Desa Balongdowo Kecamatan Candi masih tarik ulur. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab tewasnya dua korban tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Para anggota juga berusaha mencari informasi keberadaan dan aktivitas kedua korban sebelum akhirnya ditemukan tewas.

“Kami juga sudah periksa istri kedua korban. Dari pemeriksaan yang dilakukan ditemukan jika kedua korban pada Sabtu malam tengah minum bersama tiga rekannya yang lain,” katanya, Rabu (25/5).

Tak hanya itu, tiga orang yang ikut minum bersama di sebuah kafe yang tak jauh dari lokasi penemuan mayat korban juga sudah dimintai keterangan. Rekaman CCTV di kafe tersebut juga sudah disita dan dilakukan pemeriksaan.

Sehingga saat ini, polisi masih menyimpulkan jika kedua korban tewas diduga karena mengalami laka lantas. “Jadi untuk dugaan yang mengarah pada yang lain itu masih belum ada ya sampai saat ini,” ujar Oscar.

Sebab pada saat kedua korban berjalan mengendari motor, adik ipar salah korban yang bernama Afik mengikutinya dari belakang. Namun menurut Oscar, Afik tak dapat mengejar kendaraan yang dikendarai kedua korban secara berboncengan tersebut.

Namun, saat korban jatuh, adik ipar korban justru melintas terus. Sebab tak melihat dan mengetahui jika korban terjatuh.

Di sisi lain, hasil penyelidikan tersebut berbeda dengan hasil gelar perkara yang dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo sebelumnya. Dimana dari gelar perkara di lokasi kejadian dan terhadap jenazah kedua korban, disimpulkan jika kedua korban tewas bukan karena kecelakaan lalu lintas. (far/vga)

 

SIDOARJO – Penyebab kematian dua pria di saluran irigasi Dusun Tempel RT 06/RW 02 Desa Balongdowo Kecamatan Candi masih tarik ulur. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab tewasnya dua korban tersebut.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Para anggota juga berusaha mencari informasi keberadaan dan aktivitas kedua korban sebelum akhirnya ditemukan tewas.

“Kami juga sudah periksa istri kedua korban. Dari pemeriksaan yang dilakukan ditemukan jika kedua korban pada Sabtu malam tengah minum bersama tiga rekannya yang lain,” katanya, Rabu (25/5).

Tak hanya itu, tiga orang yang ikut minum bersama di sebuah kafe yang tak jauh dari lokasi penemuan mayat korban juga sudah dimintai keterangan. Rekaman CCTV di kafe tersebut juga sudah disita dan dilakukan pemeriksaan.

Sehingga saat ini, polisi masih menyimpulkan jika kedua korban tewas diduga karena mengalami laka lantas. “Jadi untuk dugaan yang mengarah pada yang lain itu masih belum ada ya sampai saat ini,” ujar Oscar.

Sebab pada saat kedua korban berjalan mengendari motor, adik ipar salah korban yang bernama Afik mengikutinya dari belakang. Namun menurut Oscar, Afik tak dapat mengejar kendaraan yang dikendarai kedua korban secara berboncengan tersebut.

Namun, saat korban jatuh, adik ipar korban justru melintas terus. Sebab tak melihat dan mengetahui jika korban terjatuh.

Di sisi lain, hasil penyelidikan tersebut berbeda dengan hasil gelar perkara yang dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo sebelumnya. Dimana dari gelar perkara di lokasi kejadian dan terhadap jenazah kedua korban, disimpulkan jika kedua korban tewas bukan karena kecelakaan lalu lintas. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/