alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Diduga Dibunuh, Mayat Wanita Ditemukan Membusuk, Tangan dan Kaki Hilang

SIDOARJO – Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan warga dalam keadaan membusuk, Selasa (24/5). Mayat wanita tersebut ditemukan Kasman warga Desa Keboguyang RT 03/RW 05, Kecamatan Jabon saat sedang mencari rumput untuk pakan ternak.

Mayat tersebut ditemukan di area semak belukar tepatnya di timur jalan eks tol, Desa Keboguyang, Kecamatan Jabon. Awalnya Kasman datang ke lokasi tersebut untuk mencari rumput pukul 16.30. Nah, saat itu, dia mencium bau busuk yang sangat menyengat.

Kasman pun mencari sumber bau busuk tersebut. Pria 55 tahun itu pun terkejut saat melihat sesosok mayat dalam keadaan telungkup di lokasi. Namun saat itu dia langsung pulang dan tak berani melaporkan penemuan mayat itu kepada pihak berwajib.

“Lalu saksi akhirnya melaporkan penemuan mayat tersebut kepada saksi Pardianto, 56. Akhirnya saksi Pardianto melaporkannya ke Polsek Jabon,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (25/5).

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan area penemuan mayat. Tak lama, mayat tersebut kemudian dibawa ke RS Pusdik Sabhara Porong untuk diotopsi. Hasilnya, mayat wanita itu diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun.

Selain itu, panjang badan sekitar 168 sentimeter dengan rambut hitam panjang sekitar 32 sentimeter. Mayat tersebut sudah mengalami proses pembusukan lanjut di seluruh badannya. Lengan sebelah kiri korban juga hilang.

“Kaki sebelah kiri juga hilang. Nah, dugaan hilang akibat benda senjata tajam. Selain itu terdapat strecth mark atau guratan perengangan para perut. Itu diduga karena pernah hamil,” beber Kusumo.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja menambahkan, pihaknya saat ini diback up oleh Ditreskrikum Polda Jatim untuk melakukan penyelidikan. Sehingga nantinya identitas korban bisa terungkap berikut penyebab kematiannya.

Oscar meminta agar masyarakat dapat segera melaporkan jika ada yang merasa kehilangan keluarganya dalam satu bulan terakhir. Sebab jika melihat geografis penemuan mayat, dimungkinkan mayat itu bukan warga Sidoarjo.

“Kami juga sudah mengecek seluruh laporan kehilangan orang selama satu bulan ini. Akan tetapi tidak ada yang klop dengan ciri-ciri tersebut. Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian daerah lain terkait itu untuk membantu hal tersebut,” jelasnya. (far/vga)

 

SIDOARJO – Sesosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan warga dalam keadaan membusuk, Selasa (24/5). Mayat wanita tersebut ditemukan Kasman warga Desa Keboguyang RT 03/RW 05, Kecamatan Jabon saat sedang mencari rumput untuk pakan ternak.

Mayat tersebut ditemukan di area semak belukar tepatnya di timur jalan eks tol, Desa Keboguyang, Kecamatan Jabon. Awalnya Kasman datang ke lokasi tersebut untuk mencari rumput pukul 16.30. Nah, saat itu, dia mencium bau busuk yang sangat menyengat.

Kasman pun mencari sumber bau busuk tersebut. Pria 55 tahun itu pun terkejut saat melihat sesosok mayat dalam keadaan telungkup di lokasi. Namun saat itu dia langsung pulang dan tak berani melaporkan penemuan mayat itu kepada pihak berwajib.

“Lalu saksi akhirnya melaporkan penemuan mayat tersebut kepada saksi Pardianto, 56. Akhirnya saksi Pardianto melaporkannya ke Polsek Jabon,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (25/5).

Polisi yang tiba di lokasi langsung mengamankan area penemuan mayat. Tak lama, mayat tersebut kemudian dibawa ke RS Pusdik Sabhara Porong untuk diotopsi. Hasilnya, mayat wanita itu diperkirakan berusia 30 hingga 40 tahun.

Selain itu, panjang badan sekitar 168 sentimeter dengan rambut hitam panjang sekitar 32 sentimeter. Mayat tersebut sudah mengalami proses pembusukan lanjut di seluruh badannya. Lengan sebelah kiri korban juga hilang.

“Kaki sebelah kiri juga hilang. Nah, dugaan hilang akibat benda senjata tajam. Selain itu terdapat strecth mark atau guratan perengangan para perut. Itu diduga karena pernah hamil,” beber Kusumo.

Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja menambahkan, pihaknya saat ini diback up oleh Ditreskrikum Polda Jatim untuk melakukan penyelidikan. Sehingga nantinya identitas korban bisa terungkap berikut penyebab kematiannya.

Oscar meminta agar masyarakat dapat segera melaporkan jika ada yang merasa kehilangan keluarganya dalam satu bulan terakhir. Sebab jika melihat geografis penemuan mayat, dimungkinkan mayat itu bukan warga Sidoarjo.

“Kami juga sudah mengecek seluruh laporan kehilangan orang selama satu bulan ini. Akan tetapi tidak ada yang klop dengan ciri-ciri tersebut. Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian daerah lain terkait itu untuk membantu hal tersebut,” jelasnya. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/