alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Ratusan Pelanggar Prokes Jalani Sidang Tipiring

SIDOARJO – Sidang tindak pidana ringan (tipiring) bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes) kembali digelar, Kamis (22/4) pagi. Puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub Sidoarjo pun diturunkan untuk mengamankan jalannya sidang.

Kasat Sabhara Polresta Sidoarjo Kompol Sumaryadi nampak memantau jalannya sidang. Sebab sidang yang digelar di kompleks GOR Sidoarjo itu melayani 1.639 pelanggar prokes. Tujuannya agar jalannya sidang dapat tetap mematuhi prokes.

“Jadi tak sampai ada antrean orang. Personel gabungan juga saling berkordinasi dengan panitia dalam mengatur alur sidang bagi para pelanggar prokes,” katanya.

Kabid Ketertraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sidoarjo Yani Setyawan mengatakan, jika tak semua pelanggar prokes yang dijadwalkan mengikuti sidang hadir. Menurutnya dari, catatan hasil rekapitulasi, hanya sekitar 627 orang yang mengikuti sidang.

Sehingga putusan verstek pun diberikan kepada pelanggar prokes yang tak hadir dalam sidang. Yani menuturkan, jumlah tersebut merupakan hasil operasi yustisi yang digelar selama dua pekan terakhir. Yaitu di pagi dan malam hari setiap harinya.

“Kalau pagi pukul 09.00 di depan pendapa, kalau malam pukul 21.00 di depan polresta,” ujarnya.

Sejauh ini memang masih banyak ditemui pelanggar prokes. Padahal banyak KTP warga yang masih belum diambil di Kejari Sidoarjo. Jumlahnya mencapai 6000 ribu lebih. Jika ditambah dengan hasil sidang kemarin bisa mencapai 7000.

“Tapi eksekusinya terkait itu memang kewenangannya kejaksaan,” jelas pria bertubuh besar itu. (far/opi)

SIDOARJO – Sidang tindak pidana ringan (tipiring) bagi pelanggar protokol kesehatan (prokes) kembali digelar, Kamis (22/4) pagi. Puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub Sidoarjo pun diturunkan untuk mengamankan jalannya sidang.

Kasat Sabhara Polresta Sidoarjo Kompol Sumaryadi nampak memantau jalannya sidang. Sebab sidang yang digelar di kompleks GOR Sidoarjo itu melayani 1.639 pelanggar prokes. Tujuannya agar jalannya sidang dapat tetap mematuhi prokes.

“Jadi tak sampai ada antrean orang. Personel gabungan juga saling berkordinasi dengan panitia dalam mengatur alur sidang bagi para pelanggar prokes,” katanya.

Kabid Ketertraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sidoarjo Yani Setyawan mengatakan, jika tak semua pelanggar prokes yang dijadwalkan mengikuti sidang hadir. Menurutnya dari, catatan hasil rekapitulasi, hanya sekitar 627 orang yang mengikuti sidang.

Sehingga putusan verstek pun diberikan kepada pelanggar prokes yang tak hadir dalam sidang. Yani menuturkan, jumlah tersebut merupakan hasil operasi yustisi yang digelar selama dua pekan terakhir. Yaitu di pagi dan malam hari setiap harinya.

“Kalau pagi pukul 09.00 di depan pendapa, kalau malam pukul 21.00 di depan polresta,” ujarnya.

Sejauh ini memang masih banyak ditemui pelanggar prokes. Padahal banyak KTP warga yang masih belum diambil di Kejari Sidoarjo. Jumlahnya mencapai 6000 ribu lebih. Jika ditambah dengan hasil sidang kemarin bisa mencapai 7000.

“Tapi eksekusinya terkait itu memang kewenangannya kejaksaan,” jelas pria bertubuh besar itu. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/