alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Tragis, Tak Bisa Berenang, Kakak-Adik Tenggelam di Sungai

SIDOARJO – Sebanyak empat remaja asal Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono tenggelam di sungai, Selasa (24/8) siang. Mereka tenggelam di sungai desa setempat sekitar pukul 13.00.

Tragisnya, dari empat korban tenggelam itu, dua di antaranya meninggal. Korban meninggal yaitu A, 13, dan Z, 9. Keduanya merupakan kakak adik yang sedang duduk di bangku SMP dan SD.

“Keduanya korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal saat ditolong oleh warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut,” katanya Kapolsek Sukodono Iptu Warji’in Krise kepada Radar Sidoarjo.

Sementara korban selamat adalah A, 12, dan T, 9. Keduanya juga pelajar SMP dan SD. Peristiwa bermula saat salah satu korban, yaitu T berteriak minta tolong. Teriakan itu pun kemudian didengar orang tua korban yang ada di sekitar lokasi.

TRAGIS: Salah satu korban tenggelam tak bisa terselamatkan.

Setelah diselamatkan, korban melaporkan jika dua temannya A dan Z juga ikut tenggelam. Mendengar laporan itu, orang tua T bersama warga yang ada di sekolah lokasi mencari kedua korban tersebut.

“Kemudian warga berhasil menemukan korban berinisial A dalam kondisi meninggal. Tak lama Z lalu ditemukan warga juga dalam kondisi meninggal,” ujar Warji’in.

Kedua korban lantas dibawa warga ke RS Arafah Anwar Medika Sukodono. Sementara dari keterangan kedua orang tua korban meninggal, keduanya tidak bisa berenang. Korban diduga tenggelam saat bermain di sungai kecil.

“Kemudian terbawa hingga ke sungai yang agak besar. Karena sungai kecil itu arahnya ke persawahan,” jelas Warji’in.

Kedua korban meninggal kemudian dibawa menggunakan dua ambulans dari rumah sakit menuju ke rumah duka di Plumbungan. (far/vga)

 

SIDOARJO – Sebanyak empat remaja asal Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono tenggelam di sungai, Selasa (24/8) siang. Mereka tenggelam di sungai desa setempat sekitar pukul 13.00.

Tragisnya, dari empat korban tenggelam itu, dua di antaranya meninggal. Korban meninggal yaitu A, 13, dan Z, 9. Keduanya merupakan kakak adik yang sedang duduk di bangku SMP dan SD.

“Keduanya korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal saat ditolong oleh warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut,” katanya Kapolsek Sukodono Iptu Warji’in Krise kepada Radar Sidoarjo.

Sementara korban selamat adalah A, 12, dan T, 9. Keduanya juga pelajar SMP dan SD. Peristiwa bermula saat salah satu korban, yaitu T berteriak minta tolong. Teriakan itu pun kemudian didengar orang tua korban yang ada di sekitar lokasi.

TRAGIS: Salah satu korban tenggelam tak bisa terselamatkan.

Setelah diselamatkan, korban melaporkan jika dua temannya A dan Z juga ikut tenggelam. Mendengar laporan itu, orang tua T bersama warga yang ada di sekolah lokasi mencari kedua korban tersebut.

“Kemudian warga berhasil menemukan korban berinisial A dalam kondisi meninggal. Tak lama Z lalu ditemukan warga juga dalam kondisi meninggal,” ujar Warji’in.

Kedua korban lantas dibawa warga ke RS Arafah Anwar Medika Sukodono. Sementara dari keterangan kedua orang tua korban meninggal, keduanya tidak bisa berenang. Korban diduga tenggelam saat bermain di sungai kecil.

“Kemudian terbawa hingga ke sungai yang agak besar. Karena sungai kecil itu arahnya ke persawahan,” jelas Warji’in.

Kedua korban meninggal kemudian dibawa menggunakan dua ambulans dari rumah sakit menuju ke rumah duka di Plumbungan. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/