alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Tragis, Berboncengan Melintas di Dam, Dua Pemuda Tercebur Sungai, Satu Tewas

SIDOARJO – Nasib apes dialami dua pemuda warga Mojokerto. Mereka tercebur ke sungai saat berkendaraa di dam sungai kanal Dusun Bocok Lor, Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kamis (23/6) sore. Nahasnya, akibat peristiwa itu, satu orang tenggelam dan ditemukan tak bernyawa, Jumat (24/6).

Korban tercebur ke sungai adalah Febri Karisma, 23, warga Dusun Kangkungan RT 02/RW 05 Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Selain itu Andra, 18, warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong RT 03LRW 05 Kabupaten Mojokerto.

Korban tewas

Peristiwa bermula saat keduanya pergi untuk membeli bunga. Mereka berboncengan mengendarai motor Honda CBR nopol S 4644 NU. Usai membeli bunga untuk menyekar, keduanya pulang dan melintas di dam sungai tersebut.

“Namun ketika melintasi dam sungai, kaki salah satu korban tersangkut pagar pembatas dam,” ujar Kapolsek Tarik, AKP Moh. Saroful Anam.

Akibatnya, motor yang dikendarai kedua korban terjatuh ke sungai. Warga yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya menolong kedua korban yang tercebur ke sungai. Korban Febri Karisma berhasil ditolong warga dan selamat.

Sayangnya, Andra tak ditemukan warga karena tenggelam. “Tapi untuk kendaraan berhasil diangkat ke daratan. Satu korban hingga malam hari tak berhasil ditemukan,” imbuh Saroful Anam.

Korban selamat

Tim rescue dari BPBD Sidoarjo yang ikut dalam proses pencarian sempat mengalami kendala. Di antaranya banyaknya benda tajam dan pecah belah yang berada di dasar sungai. Sehingga membutuhkan alas kaki untuk melakukan pencarian.

Proses pencarian pun akhirnya dilanjutkan pada Jumat (24/6) pagi. Sekitar pukul 10.45, korban yang hilang tenggelam berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam jarak sekitar 10 meter dari dam sungai. Korban ditemukan oleh tim marinir tersangkut di lumpur dasar sungai. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah tak bernyawa. Tubuh korban pun diangkat ke daratan.

“Korban langsung dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka,” ujar salah satu relawan, Adzani. (far/vga)

SIDOARJO – Nasib apes dialami dua pemuda warga Mojokerto. Mereka tercebur ke sungai saat berkendaraa di dam sungai kanal Dusun Bocok Lor, Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Kamis (23/6) sore. Nahasnya, akibat peristiwa itu, satu orang tenggelam dan ditemukan tak bernyawa, Jumat (24/6).

Korban tercebur ke sungai adalah Febri Karisma, 23, warga Dusun Kangkungan RT 02/RW 05 Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Selain itu Andra, 18, warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong RT 03LRW 05 Kabupaten Mojokerto.

Korban tewas

Peristiwa bermula saat keduanya pergi untuk membeli bunga. Mereka berboncengan mengendarai motor Honda CBR nopol S 4644 NU. Usai membeli bunga untuk menyekar, keduanya pulang dan melintas di dam sungai tersebut.

“Namun ketika melintasi dam sungai, kaki salah satu korban tersangkut pagar pembatas dam,” ujar Kapolsek Tarik, AKP Moh. Saroful Anam.

Akibatnya, motor yang dikendarai kedua korban terjatuh ke sungai. Warga yang ada di sekitar lokasi kejadian langsung berupaya menolong kedua korban yang tercebur ke sungai. Korban Febri Karisma berhasil ditolong warga dan selamat.

Sayangnya, Andra tak ditemukan warga karena tenggelam. “Tapi untuk kendaraan berhasil diangkat ke daratan. Satu korban hingga malam hari tak berhasil ditemukan,” imbuh Saroful Anam.

Korban selamat

Tim rescue dari BPBD Sidoarjo yang ikut dalam proses pencarian sempat mengalami kendala. Di antaranya banyaknya benda tajam dan pecah belah yang berada di dasar sungai. Sehingga membutuhkan alas kaki untuk melakukan pencarian.

Proses pencarian pun akhirnya dilanjutkan pada Jumat (24/6) pagi. Sekitar pukul 10.45, korban yang hilang tenggelam berhasil ditemukan.

Korban ditemukan dalam jarak sekitar 10 meter dari dam sungai. Korban ditemukan oleh tim marinir tersangkut di lumpur dasar sungai. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sudah tak bernyawa. Tubuh korban pun diangkat ke daratan.

“Korban langsung dibawa menggunakan ambulans ke rumah duka,” ujar salah satu relawan, Adzani. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/