alexametrics
31 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Dua Korban Tewas di Balongdowo Bukan karena Laka Lantas, Apakah Pembunuhan?

SIDOARJO – Penemuan dua jenazah di saluran air irigasi Dusun Tempel RT 06/RW 02 Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Minggu (22/5) pagi dipastikan bukan disebabkan kecelakaan. Hal tersebut berdasarkan gelar perkara yang dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo.

Kanit Gakkum Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono mengatakan, hasil olah penyidik Gakkum di kamar jenazah terhadap jenazah Wahyu Purnawan, 36, ditemukan fakta jika korban terbujur kaku. Selain itu lebam pada tubuh depan karena ditemukan dalam posisi telungkup.

Sementara pada bagian tengkorak kepala atas, genjur dan kulit kening terkelupas. Ada luka robek di mulut sebelah kanan dan pelipis kanan, dan luka goresan pada punggung kanan. Posisi gigi juga saling menggigit.

“Kemudian kelopak mata berwarna putih kusam. Juga tidak ditemukan adanya luka memar atau babras di tubuh jenazah seperti layaknya luka korban-korban laka lantas,” ujarnya.

Bagaimana dengan jenazah Agung Mochamad Sadeli? Kondisinya juga hampir sama. Korban juga terbujur kaku dan lebam pada tubuh bagian depan karena ditemukan meninggal posisi tengkurap. Selain itu ada luka robek di mulut sebelah kiri dan pelipis kiri.

Selain itu posisi gigi menggigit ujung lidah dan kelopak mata berwarna merah darah. “Fakta-faktanya seperti itu,” katanya.

Lantas bagaimana dengan hasil olah TKP penyidik Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo? Sugeng mengungkapkan jika tak ada bekas pengereman. Selain itu juga tak ada bekas tabrakan pada plengsengan parit.

Sementara itu, posisi sepeda motor juga dalam keadaan terbalik dengan stang menghadap ke depan. Gigi porsneleng juga masuk tiga dan jagrak tengah posisi on, hingga riting kanan menyala dan jok motor tidak ada di lokasi.

“Kerusakan motor pada bagian bodi depan sebelah kiri, kempol belakang sebelah kiri dan slebor depan. Kami juga menemukan serpihan bodi di atas plengsengan,” bebernya.

Apakah itu korban pembunuhan? Iptu Tri Novi Handono, Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja mengatakan jika peristiwa tersebut saat ini masih dalam penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi awak media. (far/vga)

SIDOARJO – Penemuan dua jenazah di saluran air irigasi Dusun Tempel RT 06/RW 02 Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Minggu (22/5) pagi dipastikan bukan disebabkan kecelakaan. Hal tersebut berdasarkan gelar perkara yang dilakukan Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo.

Kanit Gakkum Polresta Sidoarjo AKP Sugeng Sulistiyono mengatakan, hasil olah penyidik Gakkum di kamar jenazah terhadap jenazah Wahyu Purnawan, 36, ditemukan fakta jika korban terbujur kaku. Selain itu lebam pada tubuh depan karena ditemukan dalam posisi telungkup.

Sementara pada bagian tengkorak kepala atas, genjur dan kulit kening terkelupas. Ada luka robek di mulut sebelah kanan dan pelipis kanan, dan luka goresan pada punggung kanan. Posisi gigi juga saling menggigit.

“Kemudian kelopak mata berwarna putih kusam. Juga tidak ditemukan adanya luka memar atau babras di tubuh jenazah seperti layaknya luka korban-korban laka lantas,” ujarnya.

Bagaimana dengan jenazah Agung Mochamad Sadeli? Kondisinya juga hampir sama. Korban juga terbujur kaku dan lebam pada tubuh bagian depan karena ditemukan meninggal posisi tengkurap. Selain itu ada luka robek di mulut sebelah kiri dan pelipis kiri.

Selain itu posisi gigi menggigit ujung lidah dan kelopak mata berwarna merah darah. “Fakta-faktanya seperti itu,” katanya.

Lantas bagaimana dengan hasil olah TKP penyidik Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo? Sugeng mengungkapkan jika tak ada bekas pengereman. Selain itu juga tak ada bekas tabrakan pada plengsengan parit.

Sementara itu, posisi sepeda motor juga dalam keadaan terbalik dengan stang menghadap ke depan. Gigi porsneleng juga masuk tiga dan jagrak tengah posisi on, hingga riting kanan menyala dan jok motor tidak ada di lokasi.

“Kerusakan motor pada bagian bodi depan sebelah kiri, kempol belakang sebelah kiri dan slebor depan. Kami juga menemukan serpihan bodi di atas plengsengan,” bebernya.

Apakah itu korban pembunuhan? Iptu Tri Novi Handono, Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan adanya hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja mengatakan jika peristiwa tersebut saat ini masih dalam penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi awak media. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/