alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Polisi Gerebek Rumah Produksi Miras Oplosan di Krembung

SIDOARJO – Produsen minuman keras (miras) oplosan di Dusun Buntut RT 11/RW 06, Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung digerebek polisi. Pemilik usaha, Ikhwanto Agus, dan puluhan botol miras bersama sejumlah alat produksi ikut diamankan polisi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, penggerebekan dilakukan pada Senin (21/3) malam. Berbekal informasi dari masyarakat, polisi langsung mendatangi rumah yang tak jauh dari SMPN 1 Krembung itu.

“Kami amankan tersangka dan barang buktinya,” katanya.

Kusumo menjelaskan, tersangka mengoplos sendiri miras tersebut. Bahan bakunya adalah alkhohol 92 persen dan air galon. Kedua bahan itu dioplos dan kemudian dikemas dalam botol kemasan khusus miras.

Agar lebih meyakinkan, tersangka juga memasang stiker merek topi stanly di botol tersebut. “Segelnya dipasang sendiri dengan cara dipanasi,” imbuhnya.

Setelah itu, tersangka akan memasarkan sendiri minuman memabukkan tersebut. Pembelinya juga masih sekitaran wilayah Sidoarjo.

Kusumo menegaskan, home industri miras itu membahayakan masyarakat. Karena itu polisi akan menindak tegas perbuatan tersangka.

“Dia mengoplos sendiri,” sambungnya.

Sementara itu, tersangka mengaku jika membeli alkhohol dengan alasan untuk dibuat hand sanitizer.

“Belajar dengan coba-coba saja,” kata tersangka yang sehari hari bekerja sebagai kuli bangunan itu.

Sejumlah barang bukti ikut disita polisi dalam penggerebekan itu. Di antaranya 5 galon miras oplosan , 24 botol miras, 10 stiker topi stanly, satu pak tutup botol, corong, saringan air, hingga gentong plastik. (son/vga)

SIDOARJO – Produsen minuman keras (miras) oplosan di Dusun Buntut RT 11/RW 06, Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung digerebek polisi. Pemilik usaha, Ikhwanto Agus, dan puluhan botol miras bersama sejumlah alat produksi ikut diamankan polisi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, penggerebekan dilakukan pada Senin (21/3) malam. Berbekal informasi dari masyarakat, polisi langsung mendatangi rumah yang tak jauh dari SMPN 1 Krembung itu.

“Kami amankan tersangka dan barang buktinya,” katanya.

Kusumo menjelaskan, tersangka mengoplos sendiri miras tersebut. Bahan bakunya adalah alkhohol 92 persen dan air galon. Kedua bahan itu dioplos dan kemudian dikemas dalam botol kemasan khusus miras.

Agar lebih meyakinkan, tersangka juga memasang stiker merek topi stanly di botol tersebut. “Segelnya dipasang sendiri dengan cara dipanasi,” imbuhnya.

Setelah itu, tersangka akan memasarkan sendiri minuman memabukkan tersebut. Pembelinya juga masih sekitaran wilayah Sidoarjo.

Kusumo menegaskan, home industri miras itu membahayakan masyarakat. Karena itu polisi akan menindak tegas perbuatan tersangka.

“Dia mengoplos sendiri,” sambungnya.

Sementara itu, tersangka mengaku jika membeli alkhohol dengan alasan untuk dibuat hand sanitizer.

“Belajar dengan coba-coba saja,” kata tersangka yang sehari hari bekerja sebagai kuli bangunan itu.

Sejumlah barang bukti ikut disita polisi dalam penggerebekan itu. Di antaranya 5 galon miras oplosan , 24 botol miras, 10 stiker topi stanly, satu pak tutup botol, corong, saringan air, hingga gentong plastik. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/