alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Kejari Sidoarjo Musnahkan Barang Bukti 8,5 Kg Sabu-Sabu

SIDOARJO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memusnahkan barang bukti dari perkara yang sudah memiliki hukum tetap, Rabu (22/6). Barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari tindak pidana khusus dan tindak pidana umum.

Beberapa barang bukti yang dimusnahkan di antaranya sabu-sabu (SS) seberat 8,5 kg beserta pipet dan pembungkusnya. Nilainya mencapai Rp 8,5 miliar.

Kepala Kejari Sidoarjo Akhmad Muhdhor mengatakan, selain SS, ada pula ganja seberat sekitar 6 kilogram. Dan ada juga pil double L sebanyak 58.432 butir, serta ekstasi sebanyak 1.802 butir

“Kamudian tembakau gorilla seberat 929,5 gram dan rokok 27 karton hasil tembakau rokok,” ujar Muhdhor.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di atas tempat pembakaran khusus. Sehingga sudah tak bisa lagi digunakan. Barang bukti tersebut berasal satu seksi tindak pindana umum sebanyak 640 perkara. Selain itu, tiga perkara lainnya berasal dari tindak pidana khusus. “Seluruh barang bukti yang dimusnahkan ini sudah inkracht,” tambah Muhdhor.

Menurutnya, pemusnahan barang bukti yang berkaitan dengan cukai khususnya dari rokok, merupakan barang bukti sejak tahun 2019. Jumlahnya mencapai sebanyak 17 ton. Namun karena gak ada tempat, maka pemusnahan akan dilakukan di tempat lain.

“Jadi ya karena tidak ada tempat, maka lokasi pemusnahan barang cukai akan bekerja sama dengan pihak Bea Cukai,” paparnya.

Muhdhor berharap, pemusnahan tersebut untuk menunjukan kepada masyarakat, jika Kejari Sidoarjo, selalu transparan terkait dengan pemusnahan barang bukti. (far/vga)

SIDOARJO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo memusnahkan barang bukti dari perkara yang sudah memiliki hukum tetap, Rabu (22/6). Barang bukti yang dimusnahkan itu berasal dari tindak pidana khusus dan tindak pidana umum.

Beberapa barang bukti yang dimusnahkan di antaranya sabu-sabu (SS) seberat 8,5 kg beserta pipet dan pembungkusnya. Nilainya mencapai Rp 8,5 miliar.

Kepala Kejari Sidoarjo Akhmad Muhdhor mengatakan, selain SS, ada pula ganja seberat sekitar 6 kilogram. Dan ada juga pil double L sebanyak 58.432 butir, serta ekstasi sebanyak 1.802 butir

“Kamudian tembakau gorilla seberat 929,5 gram dan rokok 27 karton hasil tembakau rokok,” ujar Muhdhor.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar di atas tempat pembakaran khusus. Sehingga sudah tak bisa lagi digunakan. Barang bukti tersebut berasal satu seksi tindak pindana umum sebanyak 640 perkara. Selain itu, tiga perkara lainnya berasal dari tindak pidana khusus. “Seluruh barang bukti yang dimusnahkan ini sudah inkracht,” tambah Muhdhor.

Menurutnya, pemusnahan barang bukti yang berkaitan dengan cukai khususnya dari rokok, merupakan barang bukti sejak tahun 2019. Jumlahnya mencapai sebanyak 17 ton. Namun karena gak ada tempat, maka pemusnahan akan dilakukan di tempat lain.

“Jadi ya karena tidak ada tempat, maka lokasi pemusnahan barang cukai akan bekerja sama dengan pihak Bea Cukai,” paparnya.

Muhdhor berharap, pemusnahan tersebut untuk menunjukan kepada masyarakat, jika Kejari Sidoarjo, selalu transparan terkait dengan pemusnahan barang bukti. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/