alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 4 December 2021

Sebelum Gantung Diri, Sengaja Telepon Anak

SIDOARJO – Seorang Pria, EP, 34, warga Dusun Sampuri, RT 01/RW 03 Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, ditemukan tewas gantung diri, Kamis (21/1). Korban ditemukan tewas oleh Siti Khomsatun, sekitar pukul 09.30.

PS Kapolsek Wonoayu, AKP Sumono mengatakan, awalnya sekitar pukul 06.30 korban diketahui menghubungi anaknya, Risa, 10, melalui handphone. Saat itu, korban berpesan kepada anaknya tersebut jika dirinya akan bunuh diri.

“Jadi berpesan kepada anaknya kalau korban akan bunuh diri, dan pesan itu membuat anak korban terkejut,” katanya.

Mendengar pesan ayahnya itu, Risa lalu mengadukan dan menceritakan kepada neneknya, Siti Khomsatun. Kemudian Siti Khomsatun berusaha untuk mencari korban hingga ke rumahnya yang berada di depan Balai Desa Karangpuri.

Saat masuk ke dalam rumah, Khomsatun terkejut melihat korban sudah gantung diri di dalam kamarnya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke warga. Tak lama warga lalu melapor dan menghubungi petugas kepolisian dari Polsek Wonoayu.

“Akhirnya kami tindaklanjuti dengan datang ke TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya.

Korban kemudian dievakuasi ke RS. Bhayangkara Porong. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Namun begitu, motif korban nekat bunuh diri masih belum bisa diketahui lantaran pihak keluarga masih belum dapat dimintai keterangan.

“Korban gantung diri menggunakan tali. Untuk motif masih belum diketahui secara pasti dan masih kami lakukan penyelidikan,” jelas Mantan Kapolsek Modung Bangkalan itu. (far/opi)


SIDOARJO – Seorang Pria, EP, 34, warga Dusun Sampuri, RT 01/RW 03 Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, ditemukan tewas gantung diri, Kamis (21/1). Korban ditemukan tewas oleh Siti Khomsatun, sekitar pukul 09.30.

PS Kapolsek Wonoayu, AKP Sumono mengatakan, awalnya sekitar pukul 06.30 korban diketahui menghubungi anaknya, Risa, 10, melalui handphone. Saat itu, korban berpesan kepada anaknya tersebut jika dirinya akan bunuh diri.

“Jadi berpesan kepada anaknya kalau korban akan bunuh diri, dan pesan itu membuat anak korban terkejut,” katanya.

Mendengar pesan ayahnya itu, Risa lalu mengadukan dan menceritakan kepada neneknya, Siti Khomsatun. Kemudian Siti Khomsatun berusaha untuk mencari korban hingga ke rumahnya yang berada di depan Balai Desa Karangpuri.

Saat masuk ke dalam rumah, Khomsatun terkejut melihat korban sudah gantung diri di dalam kamarnya. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke warga. Tak lama warga lalu melapor dan menghubungi petugas kepolisian dari Polsek Wonoayu.

“Akhirnya kami tindaklanjuti dengan datang ke TKP dan melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya.

Korban kemudian dievakuasi ke RS. Bhayangkara Porong. Sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan. Namun begitu, motif korban nekat bunuh diri masih belum bisa diketahui lantaran pihak keluarga masih belum dapat dimintai keterangan.

“Korban gantung diri menggunakan tali. Untuk motif masih belum diketahui secara pasti dan masih kami lakukan penyelidikan,” jelas Mantan Kapolsek Modung Bangkalan itu. (far/opi)


Most Read

Berita Terbaru