alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 4 December 2021

Kembalikan Barang Curian, Ngaku Mencuri karena Terjerat Pinjol

SIDOARJO – Rumah Indris di Perumahan Taman Pondok Jati BD 8 sempat diobok-obok maling. Namun untungnya pelaku sadar diri. Pelaku mengembalikan sebagian barang yang dicuri sehari setelah kejadian.

Indris menceritakan, pelaku tertangkap kamera CCTV rumahnya pada selasa (19/10) sore saat masuk ke rumahnya. Hari itu kondisi rumah memang sepi.

“Saya dan istri kerja,” katanya.

Saat Magrib, Indris pulang ke rumah. Saat itu ia belum menyadari jika rumahnya kemasukan maling. Baru pada Rabu (20/10) pagi, ia terkejut karena ada beberapa barang berharga di rumahnya hilang. Yakni laptop, handphone, perhiasan dan kamera digital.

Panik dengan kejadian itu, korban langsung melihat rekaman CCTV. Hari Selasa sekitar pukul 16.50 nampak seorang pria tak dikenal masuk ke rumahnya. Korban kemudian melapor ke Polsek Taman.

Uniknya, Rabu (20/10) malam, korban didatangi seorang driver ojek online. Ia mengantarkan sebuah paket. Setelah paket dibuka, korban makin terkejut. Karena, isinya adalah sejumlah barang yang dicuri pelaku. Yakni laptop, handphone, emas imitasi, dan kamera digital.

“Yang tidak kembali adalah emas sekitar 4 gram,” imbuhnya.

Bahkan, di dalam paket itu juga ada sepucuk kertas. Berisikan tulisan permohonan maaf dari pelaku pencurian. Dari kertas itu, pelaku mengaku terpaksa mencuri karena terjerat pinjaman online (pinjol).

 

“Sebenarnya secara hati sudah memaafkan, tapi prosesnya saya serahkan ke kepolisian. Ada potensi mengulangi ke rumah lain,” ucap Indris.

Di lain pihak, Kanit Reskrim Polsek Taman Iptu Sugiono mengungkapkan, kasus itu juga tengah didalami. Anggota juga telah memburu pelaku. Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan data dan bukti.

“Pelakunya belum tertangkap,” terangnya. (son/vga)


SIDOARJO – Rumah Indris di Perumahan Taman Pondok Jati BD 8 sempat diobok-obok maling. Namun untungnya pelaku sadar diri. Pelaku mengembalikan sebagian barang yang dicuri sehari setelah kejadian.

Indris menceritakan, pelaku tertangkap kamera CCTV rumahnya pada selasa (19/10) sore saat masuk ke rumahnya. Hari itu kondisi rumah memang sepi.

“Saya dan istri kerja,” katanya.

Saat Magrib, Indris pulang ke rumah. Saat itu ia belum menyadari jika rumahnya kemasukan maling. Baru pada Rabu (20/10) pagi, ia terkejut karena ada beberapa barang berharga di rumahnya hilang. Yakni laptop, handphone, perhiasan dan kamera digital.

Panik dengan kejadian itu, korban langsung melihat rekaman CCTV. Hari Selasa sekitar pukul 16.50 nampak seorang pria tak dikenal masuk ke rumahnya. Korban kemudian melapor ke Polsek Taman.

Uniknya, Rabu (20/10) malam, korban didatangi seorang driver ojek online. Ia mengantarkan sebuah paket. Setelah paket dibuka, korban makin terkejut. Karena, isinya adalah sejumlah barang yang dicuri pelaku. Yakni laptop, handphone, emas imitasi, dan kamera digital.

“Yang tidak kembali adalah emas sekitar 4 gram,” imbuhnya.

Bahkan, di dalam paket itu juga ada sepucuk kertas. Berisikan tulisan permohonan maaf dari pelaku pencurian. Dari kertas itu, pelaku mengaku terpaksa mencuri karena terjerat pinjaman online (pinjol).

 

“Sebenarnya secara hati sudah memaafkan, tapi prosesnya saya serahkan ke kepolisian. Ada potensi mengulangi ke rumah lain,” ucap Indris.

Di lain pihak, Kanit Reskrim Polsek Taman Iptu Sugiono mengungkapkan, kasus itu juga tengah didalami. Anggota juga telah memburu pelaku. Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan data dan bukti.

“Pelakunya belum tertangkap,” terangnya. (son/vga)


Most Read

Berita Terbaru