alexametrics
26 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

Pagar Dirusak, Honda Beat Amblas

SIDOARJO – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Sidoarjo. Kali ini korbannya adalah Zaydan, warga Desa Terung Wetan RT 01/RW 01 Kecamatan Krian. Akibat kejadian itu, motor Honda Beat nopol W 2420 NBO lenyap digondol maling.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, semula motor warna merah itu diparkir korban di teras rumah. Seperi biasa, korban mengunci pagar rumah dengan gembok agar aman. Korban pun beristirahat di dalam rumah.

“Sekitar pukul 04.00 menjelang subuh, saya bangun, tapi motor sudah tidak ada di lokasi dan pagar rumah sudah terbuka,” kata Zaydan kepada Radar Sidoarjo, Senin (21/6).

Selain pagar yang sudah terbuka, gembok pagar juga tak ada di lokasi. Korban pun lalu mencoba mencari keberadaan motornya ke tetangga sekitar. Sayangnya tak ada yang mengetahui keberadaan motor korban itu.

Padahal, kata Zaydan, saat itu dirinya tidur sekitar pukul 01.00. Namun setelah bangun sekitar pukul 04.00, motor sudah lenyap tak ada di tempat. Zaydan menduga motornya dicuri sekitar pukul 03.00. “Saya langsung share kehilangan itu, tapi masih belum ada informasi,” ujarnya.

Korban kemudian mencari CCTV yang ada di sekitar. Sayangnya juga tak ada CCTV yang ada di sekitar lokasi. Korban pun mencarinya hingga ke minimarket. Sayangnya CCTV ada di dalam minimarket sehingga tak merekam keadaan di jalan sekitar rumah korban.

Korban pun memutuskan untuk mengurus motornya hingga asuransi motornya. Korban juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Krian untuk diproses lebih lanjut. “Benar, saat ini masih dalam penyelidikan petugas,” kata Kanit Reskrim Polsek Krian Iptu Isbahar Boamona. (far/opi)

SIDOARJO – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali terjadi di Sidoarjo. Kali ini korbannya adalah Zaydan, warga Desa Terung Wetan RT 01/RW 01 Kecamatan Krian. Akibat kejadian itu, motor Honda Beat nopol W 2420 NBO lenyap digondol maling.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, semula motor warna merah itu diparkir korban di teras rumah. Seperi biasa, korban mengunci pagar rumah dengan gembok agar aman. Korban pun beristirahat di dalam rumah.

“Sekitar pukul 04.00 menjelang subuh, saya bangun, tapi motor sudah tidak ada di lokasi dan pagar rumah sudah terbuka,” kata Zaydan kepada Radar Sidoarjo, Senin (21/6).

Selain pagar yang sudah terbuka, gembok pagar juga tak ada di lokasi. Korban pun lalu mencoba mencari keberadaan motornya ke tetangga sekitar. Sayangnya tak ada yang mengetahui keberadaan motor korban itu.

Padahal, kata Zaydan, saat itu dirinya tidur sekitar pukul 01.00. Namun setelah bangun sekitar pukul 04.00, motor sudah lenyap tak ada di tempat. Zaydan menduga motornya dicuri sekitar pukul 03.00. “Saya langsung share kehilangan itu, tapi masih belum ada informasi,” ujarnya.

Korban kemudian mencari CCTV yang ada di sekitar. Sayangnya juga tak ada CCTV yang ada di sekitar lokasi. Korban pun mencarinya hingga ke minimarket. Sayangnya CCTV ada di dalam minimarket sehingga tak merekam keadaan di jalan sekitar rumah korban.

Korban pun memutuskan untuk mengurus motornya hingga asuransi motornya. Korban juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Krian untuk diproses lebih lanjut. “Benar, saat ini masih dalam penyelidikan petugas,” kata Kanit Reskrim Polsek Krian Iptu Isbahar Boamona. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/