alexametrics
29 C
Sidoarjo
Sunday, 29 May 2022

Beli Makan, Warga Bluru Kidul Dijambret di Jalan Raya Diponegoro

SIDOARJO – Nasib sial dialami Emmanuel Kriswandono Ananyas, 42, warga PPG II/Blok M-3 RT 01/RW 16 Kelurahan Bluru Kidul, Sidoarjo. Dia kehilangan tas yang berisi barang berharga usai dijambret oleh dua orang tak dikenal di Jalan Raya Diponegoro.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, korban bersama istrinya hendak membeli makanan di sekitar lokasi kejadian. Korban kemudian memarkir kendaraannya di pinggir jalan. Saat keluar dari dalam mobil, korban sembari mengambil masker. “Saat itu ada orang pakai motor menghampiri kedua korban, lalu menarik tas korban,” kata seorang warga yang menjadi saksi mata, Sulistiyono, Minggu (19/7).

Tas hitam merk Tumi yang dibawa korban berhasil dibawa kabur pelaku. Tas itu berisi uang sebesar Rp 450 ribu, e-KTP, SIM A dan C, buku tabungan bank hingga dua ATM dari bank yang berbeda. Selain itu, ada pula satu unit handphone milik korban.

Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Mereka kemudian melapor ke Mapolresta Sidoarjo terkait peristiwa tersebut. “Laporan korban sudah masuk, dan sedang dalam proses penyelidikan,” kata Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Novi Tri. (far/nis/opi)

SIDOARJO – Nasib sial dialami Emmanuel Kriswandono Ananyas, 42, warga PPG II/Blok M-3 RT 01/RW 16 Kelurahan Bluru Kidul, Sidoarjo. Dia kehilangan tas yang berisi barang berharga usai dijambret oleh dua orang tak dikenal di Jalan Raya Diponegoro.

Menurut informasi yang dihimpun Radar Sidoarjo, korban bersama istrinya hendak membeli makanan di sekitar lokasi kejadian. Korban kemudian memarkir kendaraannya di pinggir jalan. Saat keluar dari dalam mobil, korban sembari mengambil masker. “Saat itu ada orang pakai motor menghampiri kedua korban, lalu menarik tas korban,” kata seorang warga yang menjadi saksi mata, Sulistiyono, Minggu (19/7).

Tas hitam merk Tumi yang dibawa korban berhasil dibawa kabur pelaku. Tas itu berisi uang sebesar Rp 450 ribu, e-KTP, SIM A dan C, buku tabungan bank hingga dua ATM dari bank yang berbeda. Selain itu, ada pula satu unit handphone milik korban.

Akibatnya, korban mengalami kerugian sekitar Rp 15 juta. Mereka kemudian melapor ke Mapolresta Sidoarjo terkait peristiwa tersebut. “Laporan korban sudah masuk, dan sedang dalam proses penyelidikan,” kata Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Novi Tri. (far/nis/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/