alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Simpan dan Edarkan SS, Pria Kediri Dicokok Polisi di Sidomoro

SIDOARJO – Suwardi, 45, warga Dusun Pojok RT 04 RW 01 Desa Bulusari Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri diringkus anggota Sat Resnarkoba Polresta Sidoarjo. Penyebabnya dia menyimpan nerkotika jenis sabu-sabu (SS) dan mengedarkannya.

Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Muh. Indra Nadjib mengatakan, pria yang kos di Dusun Sidomoro, Desa Betro, Kecamatan Sedati itu ditangkap di dalam kamar kosnya. Tak hanya itu, petugas juga berhasil menyita barang bukti (BB) 12 bungkus plastik SS.

“Barang bukti berupa serbuk kristal SS yang dibungkus di dalam plastik kami sita dari dalam kamar kos tersangka saat melakukan penggeledahan,” katanya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (17/11).

Indra merinci, 12 bungkus plastik yang berisi kristal SS itu masing-masing seberat 23,98 gram, 16,05 gram, 10 gram, 8,79 gram, 3,01 gram, 4,99 gram, 1,16 gram, 2,06 gram, 2,07 gram, 4,99 gram, 1,12 gram dan 0,60 gram. Di samping itu juga ada sebuah HP, timbangan elektrik, bungkus plastik dan sendok platik.

Sebelum ditangkap, tersangka rupanya juga sempat mengedarkan barang haram tersebut di kawasan Gedangan. Pria yang bekerja di perusahan bengkel matras itu nekat menjual SS karena motif ekonomi. Tersangka juga mengaku mengenal SS dari temannya dan bahkan sempat mengkonsumsinya.

“Akhirnya tersangka mendapat tawaran dari teman korban untuk bekerja sebagai seorang pengantar barang haram tersebut ke para pembelinya,” ujar Indra.

Tersangka mengirimkan barang haram itu sesuai perintah temannya. Barang haram itu dikirim melalui sistem ranjau. Barang haram itu kemudian disimpan tersangka di tempat yang dianggap aman. Tersangka kemudian menunggu instruksi temannya terkait pola pengiriman.

“Jadi peran tersangka adalah mengantar sabu ke pembeli yang sebelumnya sudah melakukan pemesanan ke teman tersangka,” jelasnya. (far)

SIDOARJO – Suwardi, 45, warga Dusun Pojok RT 04 RW 01 Desa Bulusari Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri diringkus anggota Sat Resnarkoba Polresta Sidoarjo. Penyebabnya dia menyimpan nerkotika jenis sabu-sabu (SS) dan mengedarkannya.

Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo AKP Muh. Indra Nadjib mengatakan, pria yang kos di Dusun Sidomoro, Desa Betro, Kecamatan Sedati itu ditangkap di dalam kamar kosnya. Tak hanya itu, petugas juga berhasil menyita barang bukti (BB) 12 bungkus plastik SS.

“Barang bukti berupa serbuk kristal SS yang dibungkus di dalam plastik kami sita dari dalam kamar kos tersangka saat melakukan penggeledahan,” katanya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (17/11).

Indra merinci, 12 bungkus plastik yang berisi kristal SS itu masing-masing seberat 23,98 gram, 16,05 gram, 10 gram, 8,79 gram, 3,01 gram, 4,99 gram, 1,16 gram, 2,06 gram, 2,07 gram, 4,99 gram, 1,12 gram dan 0,60 gram. Di samping itu juga ada sebuah HP, timbangan elektrik, bungkus plastik dan sendok platik.

Sebelum ditangkap, tersangka rupanya juga sempat mengedarkan barang haram tersebut di kawasan Gedangan. Pria yang bekerja di perusahan bengkel matras itu nekat menjual SS karena motif ekonomi. Tersangka juga mengaku mengenal SS dari temannya dan bahkan sempat mengkonsumsinya.

“Akhirnya tersangka mendapat tawaran dari teman korban untuk bekerja sebagai seorang pengantar barang haram tersebut ke para pembelinya,” ujar Indra.

Tersangka mengirimkan barang haram itu sesuai perintah temannya. Barang haram itu dikirim melalui sistem ranjau. Barang haram itu kemudian disimpan tersangka di tempat yang dianggap aman. Tersangka kemudian menunggu instruksi temannya terkait pola pengiriman.

“Jadi peran tersangka adalah mengantar sabu ke pembeli yang sebelumnya sudah melakukan pemesanan ke teman tersangka,” jelasnya. (far)

Most Read

Berita Terbaru


/