alexametrics
26 C
Sidoarjo
Sunday, 26 June 2022

Bandar Narkoba Dibekuk Polisi, Sita Pil Koplo dan Sabu-Sabu

SIDOARJO – Ilham Rusdianto, 28, warga Desa Tempel, Kecamatan Krian, dibekuk Unit Reskrim Polsek Tarik. Bandar narkotika itu ditangkap Minggu (14/5) karena menyimpan ratusan pil double L dan beberapa jenis narkoba.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, Ilham ditangkap setelah petugas berupaya untuk mengungkap peredaran narkoba di wilayah Tarik. Polisi akhirnya berhasil mendapati nama bandar narkotika itu. Ilham ditangkap saat hendak melakukan transaksi.

“Benar, pelaku berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Tarik. Rencana awal saat itu, pelaku berniat akan melakukan transaksi dengan sistem ranjau di wilayah Tarik,” ujar Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono, Selasa (17/5).

Sebelum dibekuk, petugas langsung bergerak di beberapa titik perbatasan di wilayah Tarik. Di antaranya wilayah Prambon dan Balongbendo. Sekitar pukul 19.00, polisi melihat pelaku melintas di wilayah Balongbendo.

Tak ingin kehilangan target, petugas langsung menghentikan pelaku dan melakukan penggeledahan. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di Jalan Raya Bakalan Balongbendo menuju Kecamatan Tarik. Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti.

“Saat diinterogasi, pelaku masih menyimpan pil koplo dengan jumlah yang lebih banyak lagi. Nah, malam itu juga petugas langsung mencari barang bukti yang masih disimpan oleh pelaku,” bebernya.

Hasil pengembangan itu, petugas menyita barang bukti yang sempat disembunyikan pelaku. Di antaranya dua paket sabu-sabu dengan berat total 75 gram, dua timbangan elektrik, 20 butir inex dan 500.000 butir pil double L.

Pelaku disangkakan dijerat dengan pasal berlapis. Di antaranya pasal 114 dan pasal 112, UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Serta pasal 196 ayat (2) dan (3), pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. (far/vga)

 

SIDOARJO – Ilham Rusdianto, 28, warga Desa Tempel, Kecamatan Krian, dibekuk Unit Reskrim Polsek Tarik. Bandar narkotika itu ditangkap Minggu (14/5) karena menyimpan ratusan pil double L dan beberapa jenis narkoba.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, Ilham ditangkap setelah petugas berupaya untuk mengungkap peredaran narkoba di wilayah Tarik. Polisi akhirnya berhasil mendapati nama bandar narkotika itu. Ilham ditangkap saat hendak melakukan transaksi.

“Benar, pelaku berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Tarik. Rencana awal saat itu, pelaku berniat akan melakukan transaksi dengan sistem ranjau di wilayah Tarik,” ujar Kasubsi PIDM Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono, Selasa (17/5).

Sebelum dibekuk, petugas langsung bergerak di beberapa titik perbatasan di wilayah Tarik. Di antaranya wilayah Prambon dan Balongbendo. Sekitar pukul 19.00, polisi melihat pelaku melintas di wilayah Balongbendo.

Tak ingin kehilangan target, petugas langsung menghentikan pelaku dan melakukan penggeledahan. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap di Jalan Raya Bakalan Balongbendo menuju Kecamatan Tarik. Saat digeledah, petugas menemukan barang bukti.

“Saat diinterogasi, pelaku masih menyimpan pil koplo dengan jumlah yang lebih banyak lagi. Nah, malam itu juga petugas langsung mencari barang bukti yang masih disimpan oleh pelaku,” bebernya.

Hasil pengembangan itu, petugas menyita barang bukti yang sempat disembunyikan pelaku. Di antaranya dua paket sabu-sabu dengan berat total 75 gram, dua timbangan elektrik, 20 butir inex dan 500.000 butir pil double L.

Pelaku disangkakan dijerat dengan pasal berlapis. Di antaranya pasal 114 dan pasal 112, UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Serta pasal 196 ayat (2) dan (3), pasal 197 Jo pasal 106 ayat (1) UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/