alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Penipuan Tabung Gas Elpiji Kembali Marak

SIDOARJO – Aksi pencurian dan penipuan tabung gas elpiji kembali marak. Kali ini pelaku menyasar sejumlah toko yang menjual tabung gas elpiji tiga kilogram tersebut. Salah satunya di Dusun Manyar, Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati.

Informasi yang berhasil dihimpun, seorang pria nampak datang salah satu toko warga. Saat itu, pria yang berusia sekitar 30 hingga 40 tahun itu nampak datang dengan mengendarai motor Honda Vario nopol L 4199 TJ.

Saat datang, pelaku mengaku akan membeli tabung gas elpiji untuk keperluan hajatan. Bahkan saat itu pelaku minta untuk diantarkan sembari menyebutkan alamat dan nomor HP. Sontak hal tersebut ditolak penjaga toko.

Karena tak bisa mengantarkan, pelaku memaksa untuk membawa enam tabung gas tersebut sendirian. Sebelum pergi, pelaku mengaku akan kembali lagi ke toko tersebut. Usai pergi, pejaga toko baru tersadar jika pelaku datang tak membawa tabung gas kosong dan tak membayar.

Pejaga toko juga barusa sadar jika alamat dan nomor HP yang diberikan palsu. Kejadain dengan modus yang sama rupanya juga terjadi di Desa Gemurung Kecamatan Gedangan. Bahkan aksi pelaku juga sempat terekam CCTV sekitar.

Bahkan pelaku datang ke toko dengan memakai masker dan tanpa membuka helm. Motor dan plat nomor yang digubakan pelaku pun sama. “Kami masih menyelidiki kasus tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Gedangan Ipda Roni Endratmoko.

Roni mengatakan, setelah melakukan pelacakan terhadap plat nomor motor tersebut, rupanya plat tersebut tidak sesuai dengan motor yang digunakan pelaku. “Ternyata tidak sesuai dengan yang dipakai pelaku, dan kemungkinan palsu,” jelasnya. (far)

SIDOARJO – Aksi pencurian dan penipuan tabung gas elpiji kembali marak. Kali ini pelaku menyasar sejumlah toko yang menjual tabung gas elpiji tiga kilogram tersebut. Salah satunya di Dusun Manyar, Desa Sedati Agung, Kecamatan Sedati.

Informasi yang berhasil dihimpun, seorang pria nampak datang salah satu toko warga. Saat itu, pria yang berusia sekitar 30 hingga 40 tahun itu nampak datang dengan mengendarai motor Honda Vario nopol L 4199 TJ.

Saat datang, pelaku mengaku akan membeli tabung gas elpiji untuk keperluan hajatan. Bahkan saat itu pelaku minta untuk diantarkan sembari menyebutkan alamat dan nomor HP. Sontak hal tersebut ditolak penjaga toko.

Karena tak bisa mengantarkan, pelaku memaksa untuk membawa enam tabung gas tersebut sendirian. Sebelum pergi, pelaku mengaku akan kembali lagi ke toko tersebut. Usai pergi, pejaga toko baru tersadar jika pelaku datang tak membawa tabung gas kosong dan tak membayar.

Pejaga toko juga barusa sadar jika alamat dan nomor HP yang diberikan palsu. Kejadain dengan modus yang sama rupanya juga terjadi di Desa Gemurung Kecamatan Gedangan. Bahkan aksi pelaku juga sempat terekam CCTV sekitar.

Bahkan pelaku datang ke toko dengan memakai masker dan tanpa membuka helm. Motor dan plat nomor yang digubakan pelaku pun sama. “Kami masih menyelidiki kasus tersebut,” kata Kanit Reskrim Polsek Gedangan Ipda Roni Endratmoko.

Roni mengatakan, setelah melakukan pelacakan terhadap plat nomor motor tersebut, rupanya plat tersebut tidak sesuai dengan motor yang digunakan pelaku. “Ternyata tidak sesuai dengan yang dipakai pelaku, dan kemungkinan palsu,” jelasnya. (far)

Most Read

Berita Terbaru


/