alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Kapolresta Sidoarjo Jenguk Korban Dugaan Begal, Pelaku Masih Buron

SIDOARJO – Alex Yuli, 33, yang tinggal di Desa Suwaluh RT 04/RW 01, Kecamatan Balongbendo diduga menjadi korban begal. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro langsung menjenguk pria yang ditemukan tergeletak di Jalan Desa Gagang Kepuhsari, Balongbendo, Minggu (16/1) itu.

Pria asli Desa Sidorogo RT 03/RW 06, Kecamatan Taman itu ditemukan warga sekitar pukul 18.00. Posisinya tergeletak di pinggir jalan menghadap langit.

Awalnya, dia dikira korban laka lantas. Warga setempat langsung menghubungi polisi. Korban langsung dibawa ke RS Anwar Medika untuk dirawat.

Senin sore, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyempatkan diri mengunjungi korban yang masih dirawat di rumah sakit itu. “Sekarang sudah sadarkan diri, tinggal menunggu pemulihan,” katanya.

Kusumo mengungkapkan, kejadian itu bermula saat korban pulang pinjam uang dari rekannya. Di perjalanan, korban dihentikan orang tak dikenal. “Dituduh pernah menabrak saudaranya (pelaku, Red),” sambungnya.

Korban kemudian dilumpuhkan para pelaku. Korban dipukul dan sempat diancam menggunakan senjata tajam sejenis celurit.

Setelah korban tak sadar, motor dan uang Rp 1 juta yang dibawa korban dibawa kabur pelaku.

“Pelaku sekitar 2 orang, bisa lebih,” ujar Kusumo.

Kini polisi tengah bekerja untuk menuntaskan kasus tersebut. Korban hanya mengalami luka ringan. Yakni selain bekas pukulan, juga ada bekas luka ancaman di senjata tajam di leher. (son/vga)

SIDOARJO – Alex Yuli, 33, yang tinggal di Desa Suwaluh RT 04/RW 01, Kecamatan Balongbendo diduga menjadi korban begal. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro langsung menjenguk pria yang ditemukan tergeletak di Jalan Desa Gagang Kepuhsari, Balongbendo, Minggu (16/1) itu.

Pria asli Desa Sidorogo RT 03/RW 06, Kecamatan Taman itu ditemukan warga sekitar pukul 18.00. Posisinya tergeletak di pinggir jalan menghadap langit.

Awalnya, dia dikira korban laka lantas. Warga setempat langsung menghubungi polisi. Korban langsung dibawa ke RS Anwar Medika untuk dirawat.

Senin sore, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyempatkan diri mengunjungi korban yang masih dirawat di rumah sakit itu. “Sekarang sudah sadarkan diri, tinggal menunggu pemulihan,” katanya.

Kusumo mengungkapkan, kejadian itu bermula saat korban pulang pinjam uang dari rekannya. Di perjalanan, korban dihentikan orang tak dikenal. “Dituduh pernah menabrak saudaranya (pelaku, Red),” sambungnya.

Korban kemudian dilumpuhkan para pelaku. Korban dipukul dan sempat diancam menggunakan senjata tajam sejenis celurit.

Setelah korban tak sadar, motor dan uang Rp 1 juta yang dibawa korban dibawa kabur pelaku.

“Pelaku sekitar 2 orang, bisa lebih,” ujar Kusumo.

Kini polisi tengah bekerja untuk menuntaskan kasus tersebut. Korban hanya mengalami luka ringan. Yakni selain bekas pukulan, juga ada bekas luka ancaman di senjata tajam di leher. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/